LENSAINDONESIA.COM: Sedang asyik berjoged, seorang cewek yang turut dalam aksi unjuk rasa menuntut dicabutnya Perwali nomor 33 di depan kantor Walikota Surabaya, Jl Sedap Malam, Senin (3/7/2020), menjadi korban pencopetan.

Aksi pencopetan itu terjadi saat pedemo memutar lagu house musik. Sejumlah peserta demo nampak asyik berjoget  mengikuti alunanan lagu. Mendadak terdengar suara ledakan petasan di tengah kerumunan massa.

Seorang purel yang menggunakan baju putih dan bertopi hitam mendadak berteriak. “Copet… copet, HP ku dicopet,” teriaknya kebingungan.

Korban mengatakan, sebelum Hp-nya diambil pelaku, ada ledakan petasan tepat di dekat kakinya. Belum hilang kagetnya, mendadak Hp ditangannya lenyap. “Tadi pas petasan meledak, HP saya ada yang mengambil,” ungkap cewek yang mengaku bernama Angel ini.

Perlu diketahui, ratusan massa terdiri dari karyawan dunia malam, purel dan pekerja seni menggelar aksi unjuk rasa menuntut Walikota Tri Rismaharini mencabut atau merevisi Perwali No 33 tahun 2020. Aturan tersebut dinilai tidak berpihak pada profesi mereka karena melarang tempat kerjanya beroperasi. @rofik