LENSAINDONESIA.COM: Petugas dari Tipiring Sat Sabhara Polrestabes Surabaya merespon cepat kabar adanya tempat hiburan yang sengaja melanggar Perwali nomor 33 dengan tetap beroperasional. Diskotek Red Seven di Jl Manukan Kulon 74, Kamis (6/8/2020) sekitar pukul 22.00 langsung didatangi dan dihentikan operasionalnya.

Kaur Bin Ops Sabhara Polrestabes Surabaya Iptu Satriono yang memimpin tim Tipiring menjelaskan bahwa pihaknya merespon cepat demi mendukung program pemerintah untuk memutus rantai pandemi covid-19.

“Perwali nomor 33 itu melarang semua tempat hiburan beroperasional untuk memerangi pandemi covid. Jadi diskotek ini (Red Seven) kami datangi dan meminta pengelola menghentikan operasional lalu meminta tamu segera pulang,” tegas Iptu Satriono.

Petugas membubarkan Diskotek Red Seven dan meminta pengunjungnya pulang (wendy)

Untuk mencegah diskotek ini beroperasional setelah petugas pergi, Iptu Satriono sengaja menunggu sampai seluruh tamu dan karyawan tempat hiburan ini pulang. “Jadi sebelumnya tempat ini sudah pernah didatangi tapi buka lagi saat petugas pergi. Kali ini kami pastikan semua pengunjung dan karyawan pulang dulu baru kami pergi,” sambungnya.

Sebelumnya, diberitakan Diskotek Red Seven ini tetap beroperasional meskipun sudah ada larangan melalui Perwali nomor 33 tahun 2020. Bahkan untuk menyiasati jam malam, tempat ini buka sejak sore pukul 16.00 WIB. @wendy