LENSAINDONESIA.COM: Kasus seks nyleneh berkedok penelitian yang diduga dilakukan oknum Mahasiswa Unair, Gilang Aprillian Nugraha Pratama (22), memasuki babak baru. Tiga orang resmi lapor polisi sebagai korban pelecehan seksual melalui virtual tersebut.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, ketiga korban tersebut telah dimintai keterangan dan seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.

“Lelaki semua, saya tidak bisa sebutkan identitasnya karena statusnya korban. Penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi yang mengetahui dan mendengar langsung,” terang Kombes Trunoyudo di Mapolda Jatim, Kamis (6/8/2020).

Kombes Trunoyudo menambahkan, pihaknya juga telah melakukan penggeledahan tempat kos Gilang selama di Surabaya. “Penyidik sudah melakukan olah TKP di tempat kos terlapor sebagai petunjuk awal dari keterangan korban,” tambahnya.

Langkah berikutnya, penyidik akan memanggil seluruh pihak yang bersangkutan. “Pemanggilan saksi, saksi korban, maupun terlapor akan segera dilakukam,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gilang Aprillian Nugraha Pratama mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) semester 10, diduga memiliki perilaku seks meyimpang alias nyleneh.

Gilang diduga bernafsu ketika melihat korbannya dibungkus kain jarik layaknya pocong. Dia mencari korbannya melalui medsos lalu mengunggah video virtual korban yang terbungkus kain jarik layaknya jenazah.

Pada 31 Juli, Gilang dilaporkan MF, salah satu korbannya, ke polisi dengan nomor laporan /A/68/VII/Res 1.24/2020/Jatim/Restabes Sby.  Korban lainnya juga mem-viralkan masalah ini ke medsos jadi bahan gunjingan netizen. Belakangan sejumlah korban mulai melapor ke jajaran Polda Jatim.

Atas perbuatannya, Gilang terancam dijerat pasal berlapis yakni pasal 27 ayat (4) juncto Pasal 45 ayat (4) UU nomor 19 tahun 2019 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Lalu Pasal 29 juncto Pasal 45B UI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dan pasal 335 KUHP. @wendy