LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah kafe dan bar di kawasan elit di Surabaya Barat, GWalk Jl Niaga Gapura, Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, ternyata tetap beroperasional seperti biasa. Aturan dalam Perwali nomor 33 tahun 2020 yang melarang sejumlah tempat hiburan beroperasional di tengah pandemi covid-19, hanya dianggap angin lalu.

Pantauan Lensa Indonesia di lokasi, di sentra kuliner GWalk ada sejumlah kafe dan bar yang menyediakan miras impor berbagai merek. Pengunjung bisa datang kapan saja tanpa khawatir ada razia petugas.

Salah satunya Bistro MyoungDong Gyoza yang buka sejak pukul 12:00-22:00 WIB. Tempat ini menyediakan makanan dan juga aneka jenis minuman keras bagi para tamu.

“Kami taat kok, mulai setengah 10 malam kami sudah close order lalu jam 10 sudah tutup karena aturan jam malam,” jawab salah satu pegawai saat dikonfirmasi Lensa Indonesia.

Ia memaparkan, di kawasan tersebut nyaris tidak pernah tersentuh razia petugas yang menertibkan tempat hiburan sesuai aturan Perwali nomor 33 tahun 2020. “Tapi tetap saja kami mengantisipasi dan lebih memilih tak langgar aturan,” sambungnya.

Hal berbeda ada di L Spot Cafe yang buka sejak pukul 16:00-02:00 WIB. Tempat hiburan di ruko food Arcade GWalk ini menyiasat pantauan petugas dengan menutup pintu utama saat waktu menunjukkan pukul 21.00 WIB.

“Aman, meskipun jam 10 malam sudah tutup pintunya, tapi kalau mau nambah bisa kok. Mau sampai pagi juga gak papa,” sambungnya dengan nada bercanda.

Perlu diketahui, Perwali nomor 33 tahun 2020 Pasal 20 ayat 1 dan 2 berbunyi:

(1) Pedoman pelaksanaan tatanan normal baru pada kondisi pandemi Covid-19, kegiatan di tempat hiburan dan rekreasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 6 ayat (5) huruf J meliputi.
A) Destinasi Pariwisata.
B) Arena Permainan.
C) Salon/Barbershop
D) Gelanggang olahraga kecuali Gelanggang renang, Kolam Renang, Lapangan Basket dan Lapangan Voli.

(2) Selain kegiatan di tempat kegiatan hiburan dan rekreasi yang dimaksud pada ayat (1) dilarang beroperasi. @wendy