LENSAINDONESIA.COM: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya menggelar Seminar Tahapan Pencalonan Pemilihan Serentak Lanjutan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya Tahun 2020.

Seminar di tengah pandemi COVID-19 yang bertempat di Hotel Grand Mercure ini dihadiri oleh perwakilan dari 16 partai politik, pemantau pemilu, organisasi wartawan, serta TNI-Polri.

Dalam seminar ini dijelaskan tahapan-tahapan dalam penyelenggaraan Pemilu Serentak 2020. Dengan menghadirkan Komisioner KPU Jawa Timur (Jatim), yakni Muhammad Arbayanto selaku Divisi Hukum dan Pengawasan dan Insan Qoriawan yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan.

Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM Subairi mengungkapkan, tujuan digelarnya seminar ini adalah untuk memberikan sosialisasi kepada partai politik atau gabungan partai politik yang akan mengirimkan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

“Kami mensosialisasikan tahapan pencalonan ini agar partai politik atau gabungan partai politik dapat mengetahui dengan lebih baik apa-apa saja yang perlu dipersiapkan dan dilakukan dalam Pilwali lanjutan ini,” ungkap Subairi, Senin (10/08/2020).

Berbeda dengan Pilwali-pilwali sebelumnya pilwali kali ini dilaksanakan di masa pandemi covid-19. Sehingga semua tahapan dalam Pilwali perlu menerapkan protokol kesehatan agar tidak menimbulkan klaster baru. Mulai dari tahapan seleksi dewan ad hoc hingga proses penetapan pemenang Pilwali harus mematuhi Protokol Kesehatan yang berlaku.

Muhammad Arbayanto selaku Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim mengungkapkan bahwa seluruh tahapan dalam Pilwali harus diatur secara detail karena harus dijalankan dengan protokol kesehatan. Baik itu dilakukan dalam sebuah ruangan maupun di luar ruangan.

“Teknik dalam pemilihan 2020 harus diatur secara detail baik kegiatan yang di dalam maupun di dalam rungan semua harus dipastikan bahwa semua telah memenuhi protokol kesehatan,” ungkapnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa Petunjuk Teknis (Juknis) Pemilu Serentak 2020 sedang dilakukan pembahasan di KPU Pusat.

Dirinya berharap agar Juknis yang sedang dilakukan pembahasan tersebut segera selesai dan dibagikan kepada setiap daerah yang akan menyelenggarakan Pemilu Serentak 2020.@budi