LENSAINDONESIA.COM: Polrestabes Surabaya tengah mendalami laporan kasus pemukulan dosen Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Sesuai laporan polisi tanggal 11 Agustus 2020 bernomor: STTLP/B/736/VIII/RES.1.6/20/Jatim/Polrestabes ini tertulis bahwa Dr Ahmad Nur Fuad, MA (56) Wadir Pasca Sarjana UIN Surabaya melaporkan bahwa dirinya dianiaya oleh SU (57) ketua Prodi Studi S2 Islam UIN Sunan Ampel Surabaya.

Saat ini kasus kekerasan di lingkungan kampus tersebut ditangani Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.

“Benar saat ini kami sedang menangani laporan tersebut,” kata Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia, kepada lensaindonesia.com, Kamis (13/08/2020).

Agung menyampaikan, pihaknya saat ini masih menunggu hasip visum dari rumah sakit, sebagai bahan tambahan barang bukti.

“Semalam langsung kami lakukan visum ke rumah sakit, Insya Allah besok (Jumat) hasilnya keluar,” pungkasnya.@rofik