LENSAINDONESIA.COM: XL Axiata fasilitasi internet gratis berupa akses internet berupa router agar para pelajar manfaatkan bersama-sama hingga puluhan perangkat sekaligus.

Tim XL Axiata memasang router di lima lokasi di pedesaan wilayah Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur disaksikan langsung Teritory Sales Manager area Ponorogo, Akhmad Bazid Nurlatif.

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit, menyampaikan, pihaknya merasa tidak bisa tinggal diam terhadap banyaknya pelajar di berbagai daerah yang kesulitan mendapatkan akses internet untuk bisa mengikuti PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh).

“Problem yang mereka hadapi baik berupa terbatasnya jaringan di desa tempat mereka berdomisili dan daya beli kuota data internet. Untuk itu, dengan dukungan ini kami mendukung keduanya. Semoga fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk PJJ oleh para pelajar di seluruh desa,” tandas Bambang dalam.keterangan resmi yang diterima Lensaindonesiacom, Jumat (14/08/2020).

Kelima lokasi penempatan router tersebut ada di Desa Mrayan, masing-masing di Dusun Plandon dan Dusun Pakel. Tiga lokasi lain berada di Desa Baosan Kidul, masing-masing di Dusun Patuk, Dusun Kedung, dan Dusun Konto. Kecamatan Ngrayun berada sekitar 46 km dari pusat kota Ponorogo atau memerlukan 1 jam perjalanan darat dari pusat kota tersebut. Ada ratusan siswa sekolah di desa tersebut, mulai dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.

Sejak pandemi Covid-19 terjadi, lanjut Bambang, anak-anak sekolah tersebut harus belajar dari rumah dengan mengakses materi belajar secara daring.

“Namun, jaringan internet belum menjangkau setiap sudut desa, banyak dari mereka yang kemudian mencari lokasi tertentu yang di tempat itu bisa memeproleh sinyal internet yang lebih baik,” tandas Bambang.

Sementara itu, Kepala Desa Baosan Kidul, Parwanto mengapresiasi XL Axiata atas pemberian dukungan akses internet untuk PJJ anak-anak di sini.

“Bantuan ini tentu sangat membantu dan meringankan para orang tua. Mayoritas warga di sini petani kecil dan kini sedang dalam masa sulit akibat pandemi. Kami akan menjaga fasilitas ini dan memastikan agar bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” imbuh Parwanto.

Sesuai saran warga masing-masing lokasi, perangkat router dari XL Axiata ditempatkan di titik yang menampung belasan anak untuk belajar. Ada yang di balai pertemuan warga, pos kamling, rumah warga, juga bangunan darurat di atas bukit.

“Pemilihan lokasi penempatan router ini juga disesuaikan kualitas sinyal yang bisa ditangkap. Team XL Axiata juga turut membantu pemasangan perangkat ini di semua lokasi agar bisa mendapatkan kualitas sinyal yang maksimal,” tambah Parwanto.

Masing-masing dari router tersebut bisa diakses secara bersamaan sekaligus hingga 32 perangkat baik smartphone, tablet, maupun laptop.

XL Axiata membekali setiap router dengan paket data 20GB yang akan diisi setiap bulan selama setahun. Selain itu, XL Axiata juga membagikan meja belajar kecil agar pelajar bisa lebih nyaman dalam belajar. Untuk menjaga dan memastikan router tersebut dimanfaatkan secara semestinya, XL Axiata menyerahkan pengelolaannya ke pengurus masing-masing dusun.@Rel-Licom