LENSAINDONESIA.COM: Belanja properti saat ini masih mengalami penurunan, apalagi memasuki masa pandemi Covid-19 membuat beberapa developer mengeluhkan hal tersebut.

Sebagai bentuk solusinya, Saiful Soemarsono pria asal Surabaya iniencoba peruntungannya dengan membesut aplikasi “Nabung Tanah” yang bisa dieksplorasi melalui laman nabungtanah.id.

Saiful mengatakan, pembuatan aplikasi ini timbul dari fakta tingginya kebutuhan akan hunian, namun harga rumah dan tanah terus melambung. Diharapkan melalui aplikasi Nabung Tanah ini para penggunanya mampu membeli tanah dengan harga miring.

“Cara kerjanya, uang pengguna dikumpulkan dengan pengguna lainnya untuk dibelikan tanah, lalu tanah tersebut dijual dan dikembangkan menjadi sebuah perumahan. Dan hasil keuntungan penjualan ini akan dibagi keoada setiap pengguna memperileh 30 persen dari slotnya, satu slot dihargai lima juta rupiah,” terang Saiful Sumarsono di Surabaya, Sabtu (14/08/2020).

Ia menambahkan, pengguna aplikasi ini bisa mendaftar untuk menabung tanah menjadi jaminan agar uang pengguna tidak hilang.

“Masyarakat tak perlu khawatir, karena transaksi sesuai prosedur dan dilindungi undang-undang. Pengguna aplikasi ini akan memperoleh dokumen berupa surat ikatan jual beli, dan uang akan tersimpan dan dibelikan sebidang tanah,” paparnya.

Menurut Saiful, sejak dikembangkan pada Januari 2020 lalu, aplikasi ini sudah diunduh lebih dari dua ribu pengguna. Dan nampak beberapa titik yang sudah dibangun perumahan termasuk berada di kawasan Surabaya.

“Aplikasi ini sudah digunakan lebih dari dua ribu pengguna, dan kini sudah ada 20 titik atau cluster yang sudah dibangun di sejumlah kawasan di kota Surabaya,” tutur Saiful.@Eld-Licom