LENSAINDONESIA.COM: Romy Adrian (31) warga Jl Manukan Krido IX, babak belur digebuki warga setelah terjatuh usai menjambret tas istri Nur Salim warga Jl Kedung Rukem II, di dekat kantor Kejaksaan Negeri, Sukomanunggal, Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Hadi Ismianto, mengatakan Senin (17/8/2020) sekira pukul 21.00 WIB, Nur Salim yang berboncengan dengan istri dan dua anaknya sudah diincar pelaku saat melintasi Kejari.

“Pelaku memepet korban dan menarik tas cangklong warna coral milik istri Nur Salim,” kata Iptu Hadi di Polsek Sukomanunggal, Selasa (18/8/2020).

Ulah pelaku membuat Nur Salim, istrinya dan kedua anaknya yang dibonceng terjatuh kemudian berteriak jambret.

Pelaku yang dibonceng temannya langsung tancap gas kabur. Namun, salah satu pengendara motor berhasil menghentikan laju motor pelaku. Kedua pihak terlibat serempetan yang mengakibatkan komplotan jambret ini tersungkur.

Warga yang melihat langsung berkerumun dan berniat menghajar duo jambret ini. Tetapi satu rekan Romy yang berinisial A (DPO) berhasil lolos. Tinggal Romy saja yang akhirnya jadi target amukan massa.

Barang bukti yang diamankan adalah tas korban berisi 1 handphone Samsung, kartu BPJS, E-KTP dan uang tunai Rp 70.000. Dari tangan pelaku, petugas mengamankan 1 motor Beat L 2128 SC dan 1 tas slempang.

Atas tindak kejahatan yang diperbuat, Romy diganjar pasal 365 KUHP terkait pencurian disertai kekerasan, dengan hukuman paling lama 12 tahun di bui. @wendy