LENSAINDONESIA.COM: Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antsari Azhar telah dipanggil Bareskrim Polri untuk menjelaskan materi kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali dengan terpidana Djoko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra.

Pemeriksaan terhadap Antasari oleh penyidik Bareskrim Polri pada Kamis 13 Agustus lalu itu berdasarkan surat panggilan pemeriksaan Nomor: B/PK-257/VIII/RES.3.3/2020/Tipidkor.

“(Saya) dimintai keterangan sebagai penyidik (Kejaksaan Agung) pada 1998. Dilanjutkan sidangnya, (saya) selaku penuntut umum pada 1999. Penyidik (Bareskrim) ingin tahu materi kasusnya,” ujar Antasari, Kamis (20/08/2020).

Antasari mengungkapkan, dirinya dicecar kurang lebih 10 pertanyaan seputar kasus Djoko Tjandra. Seluruh pertanyaan yang diajukan penyidik terkait kasus Bank Bali itu telah sampaikan secara jelas.

“Saya jelaskan sebagai bahan analisa penyidik secara utuh kasus cessie Bank Bali,” tururnya.

Antasari menilai penyidik Bareskrim Polri telah tepat membongkar permulaan kasus Bank Bali kepadanya. Sebab, Antasari mengawal kasus sejak awal.

Ia memastikan pemeriksaannya tidak ada menyangkut dalam sejumlah kasus Djoko Tjandra yang belakangan ini terkuak. Materi pemeriksaan fokus pada kasus cessie Bank Bali.@LI-13/mc