LENSAINDONESIA.COM: Dalam Memperingati Hari Ulang Tahun ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT PT. HM Sampoerna ke-107. Pemerintah Kota Surabaya membuka kegiatan Bazar Urban Farming, bersama dengan Pahlawan Ekonomi, dan Pejuang Muda.

Acara yang digelar melalui video conference (vidcon) itu diikuti oleh sekitar 300 calon pembeli yang menyaksikan berbagai produk yang dipasarkan via daring.

Bazar ini memasarkan berbagai produk pertanian hingga hasil ikan segar yang langsung dari para nelayan, termasuk berbagai jenis makanan dari hasil olahan tersebut. Bahkan, satu per satu pelaku usaha itu diberi kesempatan untuk memaparkan produk masing-masing beserta keunggulannya.

Melihat antusias daripada pedagang yang berjualan secara virtual, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengapresiasi hal-hal baru yang dilakukan pedagang. Menurutnya, di masa pandemi COVID-19 warga dituntut untuk berpikir cerdas dan kreatif. Sebab, jika biasa-bisa saja maka akan tertinggal dengan yang lain.

Dirinya memberikan semangat kepada semua pedagang untuk tidak menyerah dan pasrah.

“Tuhan mengajarkan kita untuk berpikir lebih maju lagi. Jangan pernah menyampaikan tidak bisa. Kita tidak boleh begitu saja menyerah dan pasrah. Karena tidak mungkin Tuhan menurunkan sesuatu tanpa alasan,” papar Risma di sela-sela acara tersebut, Sabtu (29/08/2020).

Risma mengajak para pedagang untuk banyak belajar dan melakukan inovasi agar para pedagang dapat tetap melangkah ke depan. Dirinya mengungkapkan bahwa salah satu inovasi yang muncul saat pandemi ini adalah pemasan via daring ini. Sebab sebelumnya, tidak mungkin ada pemasaran via daring itu, terutama yang hasil-hasil pertanian, tentu sangat jarang.

“Jadi, memang kita harus banyak belajar bahwa kita harus bisa semuanya dan berpikir untuk melangkah ke depan, bukan hanya hari ini,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh Pahlawan Ekonomi, Pejuang Muda, nelayan, dan petani untuk terus berkreasi tanpa henti. Bahkan, ia juga meminta mereka untuk terus berpikir dan berpikir untuk menciptakan inovasi.

“Katanya juga kalau kita berpikir terus, nanti tidak gampang pikun. Makanya, ayo kita berpikir terus dan ayo kita jaga. Saya juga nitip pesan kepada semuanya untuk selalu menjaga protokol kesehatan, supaya pandemi ini bisa segera berakhir,” ujarnya.@budi