LENSAINDONESIA.COM: Eks pemain Persela Lamongan Taufiq Kasrun tampak mengikuti latihan perdana PS Hizbul Wathan (PSHW) di Lapangan Unesa, Surabaya, Kamis (03/09/2020) sore. Latihan tersebut diikuti 18 pemain.

Eks kapten Persela itu memerkuat skuad PSHW dalam lanjutan kompetisi sepakbola Liga 2 2020 yang akan digelar pada 18 Oktober 2020 mendatang.

Klub sepak bola milik Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur itu, berada di Grup B bersama PSCS Cilacap, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, PSKC Cimahi, dan Persis Solo.

Taufiq menyatakan gembira bisa bergabung dengan tim berjuluk Laskar Matahari ini.

“Saya seperti kembali ke rumah besar, Muhammadiyah,” ujar Taufiq usai meneken kontrak bersama Manajer PSHW Suli Da’im.

Sebelum menjadi pemain profesional, Taufiq Kasrun bergabung di SSB PSHW Babat. Klub tersebut telah melahirkan banyak pemain sepak bola andal dan meraih berbagai penghargaan.

Di kompetisi Liga 2, Taufiq ingin mengantarkan PSHW meraih hasil terbaik.

“Saya ingin PSHW bisa lolos ke final. Semoga harapan tersebut bisa tercapai,” kata pria yang pernah memerkuat Sriwijaya FC dan Persiba Balikpapan itu.

Sementara itu, Pelatih PSHW Yusuf Ekodono menegaskan, ada enam pemain yang belum bisa bergabung dalam latihan perdana. Yakni, Ferdiansyah, eks kiper Persipura Jayapura.

Sisanya pemain dari PSAD karena belum mendapat surat tugas dari kesatuannya.

Yusuf juga menyatakan senang Taufiq Kasrun akhirnya bergabung. Ini karenaa sangat membutuhkan dia untuk memerkuat barisan pertahanan.

“Dia (Taufiq Kasrun, red) defender tangguh dan berkarakter. Pengalaman bermain di Liga 1 sangat dibutuhkan,” ujar Yusuf Ekodono, legenda Persebaya itu.

Dalam latihan perdana, Yusuf hanya memberikan latihan ringan. Sebab, pemain baru menjalani libur panjang dan menjalani latihan di rumah akibat pandemi COVID-19.

“Tapi saya senang kebugaran mereka masih cukup bagus. Meski belum turun, tapi kondisi fisiknya masih bagus lah,” katanya.

Yusuf menegaskan, PSHW menganggap tim-tim yang berlaga di Liga 2 sangat bagus. “Target kami lolos ke final. Semua tim yang ikut kompetisi ini kami anggap berat,” imbuhnya.@fredy