LENSAINDONESIA.COM: Warga RW 05 Desa Boteng, Kecamatan Menganti, Gresik bekerja sama pakar dari Tim Pengendalian dan Pencegahan Infeksi RSUD DR Soetomo serta Relawan dari Rumah Sakit Lapangan KOGABWILHAN II Jawa Timur gelar aksi pencegahan penyebaran Covid-19.

Gelaran tersebut berlangsung di Gedung Posyandu RT 28 Perumahan Green River Park Surabaya, Sabtu (05/09/2020) malam.

Pakar Tim Pengendalian dan Pencegahan Infeksi RSUD DR Soetomo, Mucharam, S.Kep., Ns., M.Kep. mengatakan, pihaknya mengajak warga untuk melakukan pencegahan penularan virus Covid-19, dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

“Pemakaian masker, sering cuci tangan pakai sabun dan jaga jarak menjadi cara awal dalam pencegahan virus Covid-19. Sedangkan warga yang terpapar virus Covid-19, agar para warga bahu-membahu untuk memberikan support, Bukan malah diasingkan,” tandas Mucharam.

Ia menjelaskan terkait jenis-jenis infeksi pada kasus virus Covid-19.

“Orang yang terpapar covid-19 yang dilatarbelakangi adanya penyakit bawaan (komorbid) maka membutuhkan penanganan serius di rumah sakit, jika tidak iya bablas. Beda dengan orang yang daya tahan tubuhnya kuat, cukup insoman atau isolasi mandiri selama 10 hari bisa sembuh,” tegasnya.

Virus asal Wuhan China tersebut, lanjutnya, memang sulit dideteksi, keberadaanya tidak kasat mata. Untuk itu, yang terpenting adalah bagaimana menjaga agar virus tersebut tidak masuk tubuh melalui lima lubang di wajah kita, yakni dua lubang mata, dua lubang hidung dan satu lubang mulut, yakni melalui pemakaian masker yang benar, sering mencuci tangan dan selalu menjaga jarak.

Sementara itu, Relawan Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RS Lapangan KOGABWILHAN II yang diwakili Aldy Syah Dafiq Ramadhan dan Endah Sulistiawati menyampaikan pentingnya penangan bagi mereka yang terkena Covid-19 tidak saja dari aspek medis, melainkan juga dari sisi kesehatan lingkungan, aspek psikologis dan juga aspek sosial kemasyarakatan.

“Apa yang perlu dilakukan oleh masyarakat bila menemui kasus covid-19 diwilayahnya. Secara personal, masyarakat, melalui tim penangan covid yang sudah ada, perlu memahami, diri sendiri apakah memiliki gejala covid-19 untuk selanjutnya melakukan pemeriksaan medis ke faskes / lab terdekat. Kemudian melakukan verifikasi hasil labnya dan jangan panik, segera menghubungi fasilitas kesehatan teredekat untuk konsultasi dan tindakan lebih lanjut,” paparnya.

Ketua Tim Covid-19 RW 05, Wahyu Edi Pangarso mengutarakan, kegiatan ini untuk memberikan edukasi pada warga tentang penanganan covid yang benar.

“Agar tak menimbulkan ketakutan bagi masyarakat,” katanya.

Berikut yang dikatakan Ketua RW 05, Rachmad Rudi Setiawan bahwasanya kegiatan sosialisasi ini merupakan perdana sejak covid-19 melanda khususnya di wilayahnya.

“Semoga dengan kegiatan ini semakin merekatkan kerukunan warga yang selama ini terbelenggu dengan ketakutan akan wabah virus ini,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri perangkat Desa Boteng, Danramil Menganti, Relawan Covid Mahasiswa ITS, Relawan Pendamping pasien RSLI, dan ratusan warga RW 05 tim relawan Rumah Sakit Darurat Lapangan Indrapura Surabaya sekaligus membagikan masker dan memutarkan video tentang penggunaan masker yang baik dan benar serta pemasangan alat pelindung diri (APD) lainnya.@Rel-Licom