LENSAINDONESIA.COM: Pelindo 3 memprioritaskan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah menyiapkan sistem mitigasi kebakaran di seluruh wilayah kerjanya, mulai dari area lapangan, area terminal hingga kawasan perkantoran.

Diantaranya kerap melakukan perawatan & pengelolaan alat proteksi kebakaran yang berada di pelabuhan baik di kantor maupun di lapangan operasional.

Pelindo 3 juga meminimalisir risiko bahaya kebakaran dengan pengaturan zona yang berpotensi terbakar, memastikan kesiapan sistem proteksi kebakaran berfungsi dengan baik, serta kesiagaan petugas keadaan darurat untuk menghadapi kondisi keadaan darurat.

Direktur SDM Pelindo 3, Edi Priyanto saat itu juga sedang sidak di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN) Pelabuhan tanjung Perak Surabaya terhadap kesiapan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), fire detector, sprinkler, hydrant, dan lainnya.

Ia mengatakan, uji coba pada fungsi sistem proteksi kebakaran yang tepasang seperti hydrant, fire alarm, smoke detector dan APAR serta pelaksanaan drill tanggap darurat sangat penting dipastikan berfungsi dan selalu ada perawatan secara berkala dan rutin. Hal ini tentu didukung keseluruhan unit kerja yang ada SDM bertugas sebagai tim tanggap darurat yang terlatih dan sigap untuk menghadapi kondisi keadaan darurat.

“Selain menyiapkan berbagai insfratruktur peralatan penanganan dan mitigasi kebakaran di area kerja kami mulai dari lapangan operasional, terminal, hingga perkantoran. Kami juga menyiapkan berbagai SDM yang memiliki kompetensi tepat di bidang mitigasi dan penanggulangan kebakaran. Kami harap hal tersebut bisa meminimalisir risiko apabila terjadi kebakaran di tempat kami”. tutur Edi dalam keterangan resminya, Selasa (08/09/2020).

Untuk penanggulangan dan mitigasi kebakaran di lingkup kerja Pelindo 3 saat ini mengimplementasi Keputusan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia nomor 186 tahun 1999 Tentang Unit Penanggulangan Kebakaran di Tempat Kerja.

Selain itu, untuk keselamatan dan kesehatan kerja atau (K3) Pelindo 3 telah memperoleh penghargaan zero accident pada peringatan bulan K3 ke-50 tahun 2020 yang diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa.@Rel-Licom