LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Indonesia memutuskan menunda pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur tahun ini.

Penundaan pemindahan ibu kota ini dilakukan karena adanya pandemi COVID-19.

“Sampai hari ini (rencana pemindahan) ibu kota negara, itu programnya masih di-hold,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Suharso Monoarfa, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (08/09/2020).

Namun, Suharso memastikan beberapa program seperti master plan dan detail plan masih terus berjalan. Pemerintah juga meneruskan persiapan daerah penyangga. Yakni, pembangunan infrastruktur dasar di Samarinda dan Balikpapan.

Meski pelaksanaannya ditunda, pemindahan ibu kota negara tetap membutuhkan alokasi anggaran pada 2021. Pagu anggaran diusulkan sebesar Rp1,7 triliun.

Sebelumnya, Pemerintah berencana memulai pembangunan ibu kota negara baru pada tahun ini. Peletakan batu pertama (Groundbreaking) pemindahan ibu kota dimulai pada akhir 2020.

Groundbreaking mungkin 2020 akhir atau 2021, 2023 sudah dikunci semua,” kata Suharso di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 18 November 2019.@LI-13/mc