LENSAINDONESIA.COM: Kasus dugaan sejumlah oknum Satpol PP asik dangdutan tanpa masker sambil sawer penyanyi di Restoran Pawon Ndeso, ternyata belakangan diketahui adalah anggota Tim RHU (Rumah Hiburan Umum).

Kabid Trantibum Satpol PP Surabaya, Piter Frans Rumaseb, saat dikonfirmasi Minggu (13/9/2020) siang, tak membantah hal ini. Hanya saja Piter enggan mengomentari rencana sanksi dari Kasatpol PP terhadap timnya.

“Perkara sanksi atau pergantian anggota tim RHU sepenuhnya kewenangan pimpinan Mas. Yang jelas kami tetap ada giat melakukan penertiban protokol kesehatan,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kasatpol PP Surabaya Eddy Christijanto berjanji akan melakukan klarifikasi lalu memberikan sanksi kepada oknum anggotanya yang asik dangdutan sambil sawer penyanyi tanpa mengindahkan protokol kesehatan. “Ada 3 atau 4 orang dalam video yang akan diklarifikasi,” jelasnya Sabtu (12/9/2020) kemarin.

Perlu diketahui, Tim RHU Satpol PP Surabaya adalah ujung tombak Pemkot untuk menegakkan aturan Perwali 33 tahun 2020. Pasal 20 dalam aturan yang diteken Walikota Tri Rismaharini ini melarang semua tempat hiburan buka demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

Tim RHU Satpol PP Surabaya ini sering merazia dan melakukan penindakan terhadap tempat hiburan yang melanggar protokol kesehatan dan nekat beroperasional di masa pandemi Covid-19. @LI-15