LENSAINDONESIA.COM: Pada Senin (14/9), Jajaran Polri, TNI, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Satpol PP menggelar Operasi Yustisi di DKI Jakarta. Kegiatan ini dilakukan di delapan titik wilayah DKI.

Kegiatan operasi gabungan ini bertujuan untuk mendorong sekaligus memantau kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 tahun 2020.

“Titik-titik ini seluruhnya di Jakarta ada delapan titik untuk kita melaksanakan Operasi Yustisi,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta.

Delapan titik pelaksanaan operasi tersebut, lanjut Sambodo, di antaranya adalah Pasar Jumat perbatasan Tangerang, Jalan Perintis Kemerdekaan perbatasan Bekasi, dan Kalimalang.

Selain itu, juga terdapat di wilayah Kalideres, Tugu Tani, Jalan Asia Afrika, Bundaran Hotel Indonesia (HI), dan Semanggi.

Operasi Yustisi, kata Sambodo, akan dilakukan selama 24 jam. Operasi dilaksanakan dengan cara berpatroli atau mobile.
Meski baru hari pertama pelaksanaan Operasi Yustisi, kata Dia, jia terdapat pelanggaran pada protokol kesehatan, personel gabungan akan langsung melakukan penindakan terhadap para pelanggar.

“Nanti ada tim patroli yang akan muter. Kemudian apabila menemukan masyarakat yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan-ketentuan dalam Pergub 88 tersebut tentu akan dilaksanakan penindakan,” terangnya.

Menurut Sambodo, proses penindakan mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 79 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Pihaknya pun masih menemukan sejumlah masyarakat yang melanggar aturan dalam hari pertama pelaksanaan Operasi Yustisi.

Jenis pelanggaran itu di antaranya adalah tidak mengenakan masker dan penggunaan masker yang tidak sesuai ketentuan.
“Kalau di dalam Pergub 79 itu adalah masker yang menutupi hidung mulut dan dagu. Kalau masker tidak menutupi hidung mulut dan dagu, maka itu masih dianggap sebagai melanggar aturan,” pungkas Sambodo.@licom