LENSAINDONESIA.COM: Kesalah pahaman antara PT. Darmi Bersaudara yang bekerja sama dengan PT Versailles Indomitra Utama terkait pendanaan IPO ( Initial Public Offering) akhirnya berujung damai di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/09/2020) kemarin.

Hal ini diperkuat oleh klarifikasi dari perwakilan PT Darmi Bersaudara terkait berita cek kosong yang diberikan PT Versailles Indomitra Utama yang kabarnya sempat mencuat di sejumlah media.

Desandrian (Dasan), Bagian Keuangan, PT. Darmi Bersaudara mengatakan, pihaknya telah membuat laporan balik karena sebetulnya cek tersebut tidak kosong, namun cek tersebut dicairkan pada saat belum jatuh tempo yang ditentukan.

“Kami sudah ajukan perdamaian kemarin hari Senin 14 September 2020 di Polrestabes Surabaya” tandasnya saat dikonfirmasi awak media, Selasa (15/09/2020).

Dari upaya perdamaian tersebut, pihak PT Darmi Bersaudara juga menemukan titik temu ketika ditemui kuasa hukum PT Versailles Indonesia Utama.

“Kami juga ditemui oleh kuasa hukum dari PT. Versailles Indonesia Utama, Advent Dio Randy,” terang Dasan.

Dasan juga menuturkan bahwa hasil dari pertemuannya dengan PT Versailles Indonesia Utama disambut positif oleh kuasa hukumnya.

“Advent Dio Randy sempat mengatakan pada kami, semua berkas akan dicabut sesegera mungkin. Dan hingga saat ini kami masih menunggu pencabutannya” tandas Dasan.

Sementara itu, Deddi Fitria mantan Bagian Penagihan PT Versailles Indomitra Utama, saat dijumpai menyatakan bahwa sebetulnya hal ini tidak jadi masalah.

“Memang dulu saya diberikan sejumlah cek dengan nominal berbeda-beda, dan kita cairkan sesuai tanggal perjanjian, ketika kita mencairkan di tanggal yang tidak dicantumkan maka kita tidak bisa mengambilnya” terang Deddi.

“Cek itu tidak bermasalah, bukan cek bolong atau apa lah katalainnya, tapi kenapa beredar berita cek itu kosong” lanjutnya.

Setelah kejadian kemarin, lanjut Deddi, mungkin ada kesengajaan bahwa cek itu memang tidak dicairkan, atau di cairkan di tanggal yang belum ditentukan, pihaknya pun sudah memberikan penjelasan dipengadilan, beberapa waktu lalu.

“Kayaknya memang membuat masalah, karena cek itu sebenarnya tidak ada masalah, terus beredarlah berita bahwa cek itu kosong, karena saya tahu persis kondisi di lapangan” tukas Deddi.

Faktanya, saat dana Rp 650 juta telah tersedia di rekening Perseroan, PT Versailles Indomitra Utama menarik cek tersebut dengan tidak mengikuti jadwal atau pemberitahuan waktu penarikan cek yang telah diatur oleh Perseroan, sebab jadwal dan pemberitahuan waktunya telah diinformasikan kepada PT Versailles lndomitra Utama. Hal inilah yang menyebabkan cek pembayaran Rp650 Juta tersebut ditolak pihak bank dan terkesan cek kosong.@Eld-Licom