LENSAINDONESIA.COM: Heboh! Tersiar kabar bahwa Pesantren Alquran terbakar yang menimbulkan korban 28 santri dan guru meninggal dunia.

Informasi tersebut unggahan dari media sosial Facebook akun @MauraSmitone yang dibagikan empat ulang sebuah artikel milik ikhtisar.net dan dikomentari oleh 22 pengguna Facebook lain.

Berikut ini isi narasinya:
Breaking News; Pesantren Alquran Terbakar 28 Santri Dan Guru Meninggal Dunia, Semoga Yang Gugur Dalam Pesantren Tersebut Husnul Khotimah.

Dua peristiwa berbeda

Ditinjau artikel yang dutayangkan ihktisar.net, nampak informasi yang ada di dalamnya merupakan gabungan dua peristiwa berbeda, dan terjadi bukan dalam waktu dekat.

Apalagi oengusungan kata “Breaking News” atau berita sela yang berarti update pada judul mengindikasikan untuk menggiring opini pembaca bahwa “Pesantren Alquran Terbakar 28 Santri Dan Guru Meninggal Dunia” yang dikesankan bahwa peristiwa tersebut baru saja terjadi.

Ketika menggunakan mesin pencarian, nyatanya isi berita tersebut merupakan dua peristiwa kebakaran yang terjadi di tahun 2017 dan 2019.

Informasi pertama adalah peristiwa kebakaran yang terjadi di Pondok Pesantren Darul Quran Ittifaqiyah Tahfiz Center, Kuala Lumpur, Malaysia. Dilansir dari cnn.com, peristiwa tersebut terjadi pada 14 September 2017 lalu.

Konten menyesatkan

Dari beberapa sumber yang dijadikan referensi, artikel milik ikhtisar.net berjudul “Breaking News; Pesantren Alquran Terbakar 28 Santri Dan Guru Meninggal Dunia, Semoga Yang Gugur Dalam Pesantren Tersebut Husnul Khotimah” jelas terkategori konten menyesatkan.@mp,Eld-Licom