LENSAINDONESIA.COM: Mochammad Saipudin (50) warga Jl Ikan Gurame, terdakwa pengedar sabu dengan barang bukti 15 poket, Rabu (16/9/2020) menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Surabaya secara online.

Ketua Majelis Hakim Ojo Sumarna dalam membacakan amar putusan mengatakan, terdakwa terbukti tanpa hak melakukan jual beli narkotika golongan satu bukan jenis tanaman.

“Setelah mendengar keterangan saksi saksi dalam sidang, terdakwa terbukti bersalah melawan hukum dengan melakukan jual beli narkotika golongan satu, bukan jenis tanaman, tanpa mempunyai ijin,” ujarnya.

Hakim Ojo Sumarna menyatakan lebih lanjut, terdakwa telah melanggar pasal 114 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika, dan tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan naroba.

“Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika. Dan majelis hakim sepakat menjatuhkan hukuman pidana selama 5 tahun penjara,” tambah Ojo Sumarna saat membacakan amar putusan.

Selain kurungan badan, Hakim juga mewajibkan terdakwa membayar denda Rp 1 miliar, subsider 2 bulan penjara. “Namun, bila saudara tidak membayar denda, maka diganti 2 bulan kurungan,” paparnya lebih lanjut.

Uniknya, usai membacakan putusan, Hakim Ojo Sumarna menawarkan kepada terdakwa untuk melakukan pembelaan. “Saudara terdakwa kami vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa, apakah saudara akan melakukan pembelaan,” ujarnya.

Pertanyaan Hakim yang beberapa kali dilontarkan tersebut memang tak lazim karena vonis telah dijatuhkan. Hal ini membuat Roni Bamari selaku kuasa hukum terdakwa nampak tersenyum. Oh maksud saya, menerima apa pikir pikir,” ralat Hakim Ojo Sumarna yang menyadari pertanyaannya keliru

Mendapat pertanyaan tersebut, terdakwa Mochammad Saipudin menyatakan pikir pikir. Hal tersebut juga diungkapkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damng Anubowo dari Kejari Surabaya. “Kami juga pikir pikir majelis,” sahut Damang.

Pada sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut umum (JPU) Damang Anubowo menuntut terdakwa dengan tuntutan 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar,  subsider 6 bulan kurungan. @rofik