LENSAINDONESIA.COM: XL Axiata kerja bareng Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur salurkan 1,3 juta paket data gratis untuk pelajar, dan 100 ribu guru berikut tenaga kependidikan jenjang SMA/SMK/SLB di Jawa Timur.

Selain Dinas Pendidikan, juga menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur dan Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) guna mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang dicanangkan pemerintah di masa pandemi.

Penyerahan bantuan kepada pelajar dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur, Dra. Hj Khofifah Indar Parawansa, M.Si, di SMA Negeri 2 Mejayan, Madiun, Jumat (18/09/2020).

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi XL Axiata telah memberikan support 1,3 juta kartu internet gratis untuk SMA, SMK dan SLB serta 100.000 paket internet untuk tenaga pengajar.

“Pembagian kartu internet gratis ini untuk mensupport tugas guru di tengah kondisi pandemi saat ini. Tak hanya itu, dengan kondisi belajar mengajar yang sebagian besar masih daring, hal ini menjadi upaya memfasilitasi para siswa dalam belajar,” papar Khofifah.

Ia menambahkan, agar para siswa tetap bersemangat belajar kendati di tengah kondisi yang terbatas.

“Ini adalah ikhtiar bersama sebagai awal menuju era 4.0 dimana pelajar akan disiapkan pada update teknologi di masa depan,” imbuh Khofifah.

Sementara itu, Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit mengungkapkan, manajemen XL Axiata sangat memahami problem yang dirasakan sebagian masyarakat di Jawa Timur terkait kemampuan memperoleh kuota data untuk pelaksanaan PJJ. Untuk itu, XL Axiata yakin dengan urgensi pelaksaan PJJ agar anak-anak tetap bersekolah dan melanjutkan proses belajar mengajar secara darurat, maka pihaknya merasa bertanggung jawab membantu meringankan beban masyarakat agar bisa mendapatkan kuota data.

“Melalui bantuan ini, kami berharap beban sebagian pelajar dan orang tuajadi lebih ringan begitu juga dengan para guru dan tenaga kependidikan. Paket kuota data gratis yang dibagikan sudah bisa mulai dipergunakan pada bulan September 2020 ini. Jadi, setiap paket bantuan bisa langsung dimanfaatkan para siswa penerimanya,” tandas Bambang.

Penyaluran donasi ini lebih memprioritaskan pelajar kurang mampu yang membutuhkan akses internet untuk kegiatan belajar online.

Paket yang diberikan berupa kartu perdana AXIS yang berkuota data sebesar 30 GB. Kuota tersebut bisa didapatkan siswa saat kartu diaktifkan dan tambahan kuota data sebesar 55 GB usai kartu terdaftar di sistem Dapodik melalui admin sekolah masing-masing dengan masa berlaku hingga 31 Desember 2020. Kuota ini di luar subsidi kuota bagi pelajar dari Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kuota data ini juga bisa dipakai mengakses sejumlah aplikasi yang kerap dipakai oleh guru untuk mengirimkan materi pelajaran atau tugas kepada siswa, yaitu aplikasi Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout, Google Classroom, dan WhatsApp.

Selain itu, juga bisa dipakai untuk membuka aplikasi dan website yang menyediakan bahan tambahan untuk referensi belajar, yaitu Udemy, Ruang Guru, Zenius, Sekolahmu, juga website Rumah Belajar Kemendikbud https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia Kemendikbud di https://spada.kemdikbud.go.id atau https://lmsspada.kemdikbud.go.id/.@Rel-Licom