LENSAINDONESIA.COM: Tersiar kabar miring di sosial media melalui narasi yang berbunyi : Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona, kecuali TKA China”.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook Reyna Shasmeca (fb.com/kyara.svt) yang menampilkan banyak orang duduk di suatu ruangan dengan disisipi narasi “Kecuali sesama Komunis…”

Informasi salah

Dari hasil penelusuran Tim Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo), artikel berjudul “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona, kecuali TKA China” merupakan informasi yang salah.

Ditegaskan lagi, bahwa judul di gambar itu merupakan judul yang sudah diedit. Yang benar, judul asli atikel itu hanya “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona” tanpa disisipi“kecuali TKA China”.

Menurut Jawa Pos dan Liputan6, artikel di situs GeloraNews tersebut sama persis dengan yang diunggah situs berita news.detik.com pada Rabu (09/09/2020).

Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Mahendra Siregar juga mengingatkan agar Indonesia melarang kedatangan warga negara asing (WNA) selama pandemi virus corona.

“Pelarangan WNI masuk negara asing wajar dilakukan di masa pandemi COVID-19,” ujar Wamenlu Mahendra.

Bahkan, foto tanpa keterangan yang diunggah situs Gelora tersebut tak berkaitan dengan isi pemberitaan.

Dan foto puluhan TKA Tiongkok yang tidak mengenakan masker itu sudah ada sejak 2019 atau sebelum pandemi COVID-19.

Jawa Pos juga menemukan foto tersebut telah diunggah aceh.antaranews.com pada 21 Januari 2019 berjudul Imigrasi: 51 pekerja Tiongkok legal di Aceh.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menyatakan 51 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang bekerja di PT Lafarge Cement Indonesia Lhok Nga, Aceh Besar, legal dan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia.


Faktanya, judul merupakan suntingan. Judul asli atikel tersebut “Sejumlah Negara Tak Izinkan WNI Datang, Wamenlu: RI Juga Larang WNA Masuk Saat Corona” tanpa disertai “kecuali TKA China”. @mp,Eld-Licom