LENSAINDONESIA.COM: Operasi rapid tes on the spot (langsung di lokasi) yang digelar Satpol PP Surabaya dan Polrestabes Surabaya, Sabtu (19/9/2020) malam, menyasar pusat cangkrukan muda-mudi, yakni Taman Apsari Jl Pemuda.

Sebanyak 630 muda-mudi yang sedang asik menghabiskan waktu malam mingguan terjaring rapid tes mendadak tersebut.

Muda-mudi yang terjaring razia menjalani rapid tes di Taman Apsari (*/andiono)

Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan, dari 630 orang, 19 di antaranya hasil rapid tesnya reaktif. “19 orang hasilnya reaktif kemudian langsung dilakukan swab,” ujarnya saat di lokasi.

Eddy menambahkan, 19 orang itu bakal dilakukan isolasi mandiri di sebuah hotel di pusat kota. Bila setelah dilakukan swab tes dan hasilnya positif maka langsung dikarantina di Asrama Haji Sukolilo. “Kalau nanti hasil swabnya negatif, bisa langsung pulang. Kalau hasil swabnya positif, dilakukan isolasi di asrama,” imbuhnya.

Pantauan Lensa Indonesia di lokasi, saat petugas datang, tampak muda-mudi yang berkerumun lari terbirit-birit menuju motor dan berniat kabur dari lokasi.

Tetapi usaha itu sia-sia karena seluruh akses kawasan Taman Apsari sudah di blokade polisi menggunakan mobil patroli dan water barrier.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo mengatakan, kerumunan yang tidak berfaedah wajib bubar di atas pukul 22.00 WIB. “Kerumunan bubar di atas jam 22.00 WIB. Ayo bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid biar Surabaya secepatnya bisa normal lagi,” tuturnya. @wendy