LENSAINDONESIA.COM: Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono menyampaikan, target kemenangan 70 persen suara pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Eri Cahyadi-Armuji di Pilwali Surabaya 2020, berdasar pada indikator yang jelas.

Indikator yang cukup jelas jika dilihat dari popularitas dan elektabilitas Eri Cahyadi-Armuji di mata warga.

Tingginya popularitas dan elektabilitas Eri Cahyadi-Armuji itu membuat dukungan dari masyarakat terus mengalir usai paslon ini melakukan pendaftaran di KPU.

“Dukungan itu tanpa dibuat-buat. Rakyat bergotong royong dengan semarak dan kreatif, di kampung-kampung karena tidak ingin kemajuan dan kesejahteraan Surabaya terhenti. Mereka menyokong bersama-sama Mas Eri dan Cak Armuji,” disela Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) PDIP di kantor DPD PDIP Jatim, Minggu (20/09/2020).

Adi menilai, warga Surabaya adalah pemilih yang rasional. Mereka melihat rekam jejak kandidat dalam membangun Surabaya, bukan kandidat yang tiba-tiba muncul karena memiliki sumber daya finansial.

“Warga tentu tidak akan memilih ‘kucing dalam karung’. Warga Surabaya selalu melihat dengan kejernihan hati dan pikiran karena ini menyangkut masa depan mereka,” ujar Adi yang juga Ketua DPRD Surabaya ini.

Adi mengatakan warga ingin apa yang sudah sangat baik di Surabaya, dengan program dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini diteruskan dan ditingkatkan dengan inovasi-inovasi lanjutan.

“Semua itu jelas akan dilakukan Eri-Armuji. Kalau calon yang lain kan belum tentu mau melanjutkan program-program Pemkot Surabaya yang sudah baik selama ini,” katanya.

Terkait survei di Pilkada 2020, PDIP Surabaya dalam waktu dekat akan melakukannya untuk menyusun strategi pemenangan lanjutan. “Pekan depan ada tim independen yang turun survei,” ungkap Adi.

Adi menyampaikan, bahwa kerja keras tim pemenagan bersama masyarakat akan menentukan kemenangan Eri-Armuji.

“Kami targetkan 70 persen, semua kecamatan menang. Gotong royong rakyat akan mengantarkan Mas Eri Cahyadi dan Cak Armuji menjadi pemimpin Surabaya ke depan,” paparnya.@LI-13