LENSAINDONESIA.COM: Empat panti pijat dan spa di Kompleks Ruko Darmo Park 1 Jl Mayjend Sungkono, Surabaya., digerebek petugas Sat Intelkam dan Sabhara Polrestabes Surabaya. 19 orang diciduk dari Mahkota Spa, Ratu, Sherly dan Orange, Senin (21/9/2020) sore.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo menyebutkan, 19 orang itu diciduk dan dibawa ke Mapolrestabes untuk didata. Selanjutnya akan dilakukan tes urine dan rapid tes, sesuai prosedur protokol kesehatan.

“Rinciannya dari Orange Spa 4 orang, Ratu Spa 6 orang terdiri dari 4 therapis, 1  kasir dan 1 pengelola. Mahkota Spa 3 therapis dan Sherly Spa 5 therapis plus 1 kasir. Total ada 19 orang,” terang AKBP Hartoyo.

Alumnus Akpol tahun 2000 ini mewanti-wanti seluruh Rumah Hiburan Umum (RHU) di Surabaya jika masih nekat buka secara sembunyi-sembunyi akan dikenakan UU terkait penanggulangan wabah penyakit menular.

Menurutnya, aturan Perwali 33 tahun 2020 sudah jelas bahwa semua tempat hiburan dilarang beroperasi saat pandemi Covid-19. Hal itu makin dikuatkan dengan Inpres nomor 6 tahun 2020 dan Pergub nomor 53 tahun 2020 tentang penegakan protokol kesehatan

“Untuk RHU yang masih nekat buka walau sembunyi-sembunyi akan kami kenakan UU nomor 4 tahun 1984 tentang penanggulangan wabah penyakit menular. Selain itu akan kami rekom ke Pemkot Surabaya untuk mencabut ijinnya,” tegasnya. @wendy