LENSAINDONESIA.COM: Bikin viral, akun Raja Resep (fb.com/RajaRecep) mengunggah tautan artikel bertitel “Terancam Batal , Hampir 15 Juta Pekerja Terancam Batal Terima Subsidi Gaji Rp 600 Ribu” yang dimuat di situs bacaberita[dot]online pada 18 September 2020 lalu.

1,7 juta orang yang tertolak

Dari hasil penelusuran Tim CekFakta Tempo, klaim bahwa hampir 15 juta pekerja terancam batal terima subsidi gaji Rp 600 ribu merupakan klaim yang salah.

Terbukti, bahwa artikel berisi klaim tersebut tidak menampilkan informasi hampir 15 juta pekerja terancam batal menerima bantuan subsidi upah Rp 600 ribu.

Pada artikel tersebut, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto mengatakan, jumlah penerima subsidi gaji yang dicoret sebab tak sesuai kriteria penerima subsidi upah Rp 600 ribu yang telah ditetapkan sejauh ini hanya sebanyak 1,7 juta orang.

Penelusuran tempo terhadap pemberitaan di situs-situs media kredibel dengan memasukkan kata kunci “pekerja batal terima subsidi gaji” di mesin pencarian Google telah dilakukan. Alhasil, ditemukan sejumlah berita yang memuat pernyataan dari Direktur Utama BPJS Ketenagarkerjaan Agus Susanto terkait hal tersebut.

Bahkan dari situs Kompas.com, Direktur Utama BPJS Ketenagarkerjaan Agus Susanto mengatakan, dari 14,7 juta data calon penerima subsidi gaji bantuan subsidi upah (BSU) Rp600 ribu yang sudah diterima, sejauh ini ada 1,2 juta data yang harus dikembalikan untuk diperbaiki perusahaan.

Hasil itu diperoleh usai BPJS Ketenagakerjaan memvalidasi tiga lapis pada data-data yang masuk sebelum diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Nantinya, Kemenaker akan memeriksa kembali kelengkapan sebelum dicairkan kepada calon penerima subsidi gaji dengan total Rp2,4 juta itu.

“Ada 1,7 juta yang tidak bisa diteruskan sebab tidak sesuai kriteria, kemudian ada 1,2 juta yang masih kita proses ulang, kita kembalikan ke perusahaan untuk diperbaiki dan kami sedang menunggu proses perbaikan ini,” ujar Agus 18 September 2020 lalu.

Sebanyak 1,7 juta data yang tidak bisa diteruskan itu dianggap tidak valid sebab tidak sesuai kriteria penerima subsidi upah Rp600 ribu yang telah ditetapkan.
Syarat penerima BSU adalah warga negara Indonesia, terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan per Juni 2020, memiliki upah di bawah Rp 5 juta, dan memiliki rekening aktif per Juni 2020.

Klaim yang salah

Artikel berjudul “15 juta pekerja terancam batal menerima bantuan subsidi upah Rp 600 ribu” sudah jelas informasi yang salah.@mp,Eld-Licom