LENSAINDONESIA.COM: Satpol PP Surabaya bersama Dinas Kesehatan diback up Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, gencar melakukan rapid tes on the spot (langsung di lokasi) untuk memutus pandemi Covid-19.

Kamis (24/9/2020) pagi, rapid tes on the spot dadakan dilakukan di Jl Krukah Selatan dengan menyasar pembeli dan pedagang di Pasar Krempyeng.

Kasatpol PP Surabaya, Eddy Christijanto menyebutkan, total ada 225 orang di TKP di kawasan tersebut langsung di-rapid tes.

“Total keseluruhan tadi ada 225 warga. KTP Surabaya 186 orang, KTP non-Surabaya 39 orang. Mereka terdiri dari pedagang 134 orang dan pembeli 91 orang,” terangnya kepada Lensa Indonesiam

Dari 225 orang yang dilakukan rapid tes antigen tersebut, hasilnya nihil dari identifikasi awal penyebaran Covid-19. “Alhamdulillah seluruh masyarakat disana, hasil rapid tes antigennya menunjukkan non-reaktif semua,” imbuhnya.

Sebelumnya, Rabu (23/9/2020) sekitar pukul 18.50 WIB, petugas juga menggelar rapid tes dadakan di kawasan Jl Kyai Tambak Deres. Total sebanyak 261 orang, terjaring dalam giat tersebut.

“Semalam yang di Jl Kyai Tambak Deres, dekat Bulak Cumpat ada 261 orang yang terjaring rapid tes on the spot. KTP Surabaya ada 229 dan KTP non-Surabaya ada 32 orang. Seluruh warga yang terjaring kita masukkan ke sekolah Triguna Bhakti untuk dites rapid,” paparnya.

Dari total keseluruhan 261 orang ini, didapati satu orang menunjukkan hasil reaktif.

“Ada satu orang yang reaktif, penduduk Surabaya. Sudah dibawa ke salah satu hotel untuk menjalani isolasi sambil menunggu dilakukan swab tes,” pungkas Eddy. @wendy