LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah mulai menyalurkan subsidi gaji tahap IV untuk 2,65 juta pekerja.

Distribusi dilakukan usai Kementerian Ketenagakerjaan menyelesaikan pemeriksaan kelengkapan data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Dari 2,8 juta data calon penerima tahap IV, sebanyak 2,65 juta orang yang sudah lengkap datanya telah diproses pencairan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN),” kata Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah di Jakarta, Rabu malam, (23/09/2020).

Sedangkan sisanya, sekitar 150 ribu data dikembalikan ke BPJS Ketenagakerjaan untuk dilengkapi.

Menurut Ida, kelengkapan data menjadi syarat wajib supaya subsidi gaji tepat sasaran.

Pihaknya telah menyerahkan nomor rekening untuk pencarian tahap IV ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Instansi tersebut akan mencairkan dana ke bank penyalur yang tergabung di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Bantuan total Rp2,4 juta untuk pekerja dengan pendapatan di bawah Rp5 juta akan ditransfer langsung ke rekening calon penerima. Sebelumnya, bantuan subsidi gaji sudah disalurkan kepada 8.822.208 orang per Selasa, 22 September 2020.

Menurut Ida, jumlah tersebut setara dengan 98,02 persen dari target 9 juta calon penerima. Pencairan dilakukan bertahap. Pemerintah menargetkan 15,7 juta orang akan mendapatkan bantuan tersebut.

“Kita berharap penyaluran tahap IV ini terus berjalan dengan lancar seperti tahap I,II, dan III sehingga target penyaluran pembayaran tahap pertama bantuan subsidi upah/gaji bisa tercapai,” kata Ida.@LI-13/antara