LENSAINDONESIA.COM: Kini kampanye perubahan perilaku masyarakat mulai digencarkan pemerintah, agar masif dalam kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan dalam keseharianya.

Demikian disampaikan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Kampanye perubahan perilaku ini sebagai upaya menanggulangi  bahaya Covid-19 selama pandemi.

“Terkait arahan Bapak Presiden mengenai intervensi berbasis lokal, kaitannya dengan upaya perubahan perilaku, kami kerja sama seluruh komponen termasuk para relawan, semua komunitas di seluruh provinsi,” ujar Doni dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (28/9/2020).

Pemerintah akan mensosialisasi atau kampanye perubahan perilaku ini di seluruh provinsi di Indonesia, khususnya sejumlah provinsi prioritas yang memiliki angka Covid-19 yang tinggi.

“Khususnya delapan provinsi prioritas dan tadi kami laporkan ke bapak Presiden akan kami usulkan dua lagi provinsi yaitu Bali dan Aceh karena mengalami peningkatan yang cukup tinggi, sehingga total semua 10 provinsi,” terangnya.

Selain itu, sosialisasi kampanye perubahan perilaku juga akan dilakukan pada moda transportasi umum sesuai dengan arahan Presiden.

Doni menyampaikan, transportasi publik, diimbau agar memasang protokol kesehatan di setiap kendaraan, baik itu truk, angkutan umum, angkutan kota, bus, taksi, dan lainnya.

“Tadi, Bapak Kapolri melalui bapak Setkab telah menjelaskan ada kerja sama Mabes Polri dengan organisasi angkutan untuk memasang protokol kesehatan di seluruh transportasi umum,” pungkas Doni.@licom