LENSAINDONESIA.COM: PT Mitratani Dua Tujuh, anak perusahaan PTPN X di masa pandemi ini optimis targetkan produksi edamame mencapai 9.022 ton dan okra sebesar 4.149 ton di tahun ini.

Optimistis tersebut dikarenakan sekitar 80 persen kedua produk tersebut diekspor ke Jepang dan sebagian dipasarkan ke Asia Tengah, Timur Tengah, Australia, Belanda serta memenuhi pasar lokal.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki saat kunjungannya di Mitratani menyampaikan apresiasi terhadap kinerja dan model bisnis PT Mitratani Dua Tujuh sebab terus berupaya mencapai target-target produksinya dan memanfaatkan kemitraan dengan Koperasi dalam memberdayakan petani untuk skala bisnis.

“Saya mengapresiasi model bisnis di Mitratani karena bermitra dengan Koperasi dalam pemberdayaan petani, sehingga petani dapat fokus dalam kegiatan budidaya karena pemasaran produk sudah terjamin. Kedepannnya diharapkan KSU Keluarga Mitratani dapat memperluas keanggotaannya dan mengajak lebih banyak petani untuk bergabung,” tutur Teten saat kunjungan kerjanya di PT Mitratani Dua Tujuh di Jember, Kamis (01/0/2020).

Sementara itu, Direktur PTPN X, Aris Toharisman mengungkapkan, inovasi terus diterapkan oleh PTPN X mulai dari unit usaha hingga anak perusahaannya.

“Jusme, minuman yang dikembangkan dari bahan edamame merupakan inovasi yang diterapkan PT Mitratani Dua Tujuh. Di tahun 2020 ini, telah diproduksi Jusme sebanyak 225.624 botol dan sudah tersebar ke seluruh Indonesia,” tegas Aris.

Sebagai informasi, kunjungan tersebut dihadiri langsung Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki dan Deputi Kelembagaan, Rulli Nuryanto.

Rombongandisambut Plt. Bupati Jember, KH. A. Muqiet Arif, Direktur PTPN X, Aris Toharisman, dan Direktur PT Mitratani Dua Tujuh, Untung Mulyono.
Kunjungan ini guna melihat lahan edamame dan proses produksi frozen vegetables.@Rel-Licom