LENSAINDONESIA.COM: Sejumlah 5,5 juta Mitra Bukalapak mengalami kenaikan transaksi hingga 3 kali lipat pada Juli tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu.

Angka tersebut merupakan catatan sejarah transaksi tertinggi pada Mitra Bukalapak melalui warung tradisional dan agen individunya.

Dengan peningkatan transaksi tersebut, Bukalapak ingin menjadi pendorong perluasan inklusi keuangan hingga pelosok.

CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin mengatakan, Mitra Bukalapak tidak hanya menjangkau masyarakat di perkotaan saja, nakun sudah merambah 477 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.

“Kami ingin ini menjadi pendorong untuk perluasan inklusi keuangan hingga ke pelosok, mebgusung transformasi yang tidak hanya berfokus di kota besar saja sehingga menutup kesenjangan yang ada lewat teknologi,” papar Rachmat saat bincang media virtual via Zoom, Rabu (30/09/2020).

Halnya Ahmad, salah satu ‘juragan’ Mitra Bukalapak yang sudah dua tahun menekuni penjualan produk virtual, pada diskusi media daring terus mengungkapkan beberapa manfaat dari produk virtual ini.

“Sehari-hari saya menjual produk virtual melalui aplikasi Mitra Bukalapak dan jadi andalan untuk jadi pemasukan keluarga. Kendati saya hanya bisa bergerak melalui kursi roda, saya senang bisa melayani lebih dari 40 transaksi pembelian voucher pulsa, token listrik, dan kirim uang setiap harinya,” terang Ahmad.

Lead Financial Trainer & Founder & CEO QM Finacial, Ligwina Hananto mengungkapkan, banyak yang harus dipahami bagi UMKM, khususnya terkait hal pengaturan financial.

“Ketika mulai dagang bersama Mitra Buka lapak, keuangan harus diatur sedemikian rupa. Sebab untuk bisa survive, pebisnis atau wirausahawan harus punya laporan keuangan yang matang,” ujarnya.

Perlu diketahui pertumbuhan pada Mitra Bukalapak bersandar pada model bisnis dan ragam produk virtual yang sesuai kebutuhan masyarakat sekitar domisili para Mitra Bukalapak.

Hal tersebut ditopang oleh ragam item bisnis di dalam Mitra Bukalapak seperti Fitur Arrum Haji, Tabungan Emas, Jutawan, Bayar Tempo, Top Up E-Money serta Setor Tunai diluncurkan pada tahun ini bisa dioptimalkan untuk mengatasi kendala minimnya akses terhadap produk keuangan yabg hingga kini dihadapi para pelaku usaha mikro.@Eld-Licom