LENSAINDONESIA.COM: Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab didampingi Sekdakab Jombang Jazuli dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum menerima kunjungan perwakilan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur – Bali diruang Swagata Pendopo Jombang, Jumat (16/10/2020).

Rombongan yang terdiri dari Purnyoto Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) IV Jatim, Christianto Yudha selaku PPK 4.6 Jatim dan Jajang Asjain dari PT. Waskita dalam kunjungannya tersebut menyampaikan progres dari pembangunan Jembatan Ploso.

Pelaksana Jalan Nasional IV, Purnyoto ST, mengatakan bahwa pembangunan jembatan Ploso akan dilanjutkan kembali setelah melihat proses pembebasan lahan sudah selesai, tanah sudah siap, dan akan segera dilanjutkan kembali projek pembangunan tersebut.

Pihak Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional IV mengharapkan adanya suplai kebutuhan air dan listrik dari pemerintah Kabupaten Jombang dalam pembangunan jembatan Ploso, nantinya difasilitasi terkait listrik air dan lain lain.

Dan, dilaporkan juga bahwa saat sekarang kegiatan pembangunan fisik sudah mulai berlangsung termasuk pembongkaran sarang burung walet.

Diterangkan Purnyoto bahwa lanjutan dari pembangunan jalan Ploso ini akan diawali dengan pelebaran jalan di sisi utara terlebih dahulu. Setelah itu, jalan di utara jembatan, baru kemudian dilanjutkan pembangunan tiang pancang dan lain lain. Ini dilakukan mencegah terjadinya kemacetan, ketika proses pembangunan jembatan Ploso sedang berlangsung.

“Untuk Elestimasi waktu pengerjaan proyek kalau sebelumnya dijadwalkan selesai dalam 18 bulan, justru akan dilakukan percepatan yakni akan selesai dalam 15 bulan,” ungkap Purnyoto.

Sementara, Bupati Jombang Mundjidah Wahab mengapresiasi atas diteruskannya proses lanjutan pembangunan Jembatan Ploso tersebut.

“Pada intinya Pemkab Jombang sangat mendukung penuh pembangunan jembatan Ploso yang sangat bermanfaat bagi masyarakat luas,” terangnya.

“Termasuk juga pelebaran jalan baik dari akses exit tol maupun jembatan Ploso. Hal ini perlu dilakukan agar ada keseimbangan, sehingga semakin memperlancar arus kendaraan yang melintas di jembatan Ploso dan exit tol,” pungkasnya.@Obi