LENSAINDONESIA.COM: Di Kabupaten Jombang sejumlah Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormasy) berkumpul dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) di ruang Command Center, Mapolres Jombang, Jumat (16/10/2020).

Yakni sebelum memasuki ruang pertemuan, mereka memakai masker dan menggunakan handzanitizer dan mencuci tangan, fasilitas ruang pertemuan juga menerapkan kursi yang berjarak.

Mereka bersatu dan bersepakat menjaga kedamaian dalam setiap aktifitas dalam menyampaikan pendapat dan menjaga kondusifitas. Dengan Tajuk Deklarasi Anti Anarkhisme, Jombang Berkarakter Berdaya Saing, Jaga Persatuan, Kesatuan, dan NKRI Harga Mati.

Forum tersebut terdiri dari FKUB (Forum Kerukunan Ummat Beragam), FKDM (Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat), GP Ansor, Pemuda Pancasila, Pemuda Muhammadiyah, Perwakilan Dinas Pendidikan dan Kepala Sekolah SMK/SMA, jajaran Kepolisian Polres Jombang.

Adapun 6 poin pernyataan dalam Deklarasi Anti Anarkhisme, sebagai berikut:
1 – Menolak segala bentuk kekerasan dan Anarkhisme
2 – Tidak mudah terhasut dan mudah terprovokasi dari pihak manapun juga
3 – Menjalin kerukunan antar ummat bergama, persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan NKRI
4 – Ikut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat
5 – Mematuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan untuk mencegah sebaran covid 19
6 – Bersama-sama menciptakan suasana masyarakat Jombang yang sejuk, damai, dan berkarakter

Usai pertemuan dan pembacaan pernyataan menolak anarkhisme, selanjutnya pimpinan ormasy ini menandatangani nota kesepakatan yang disaksikan langsung Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo.

Kapolres Jombang, AKBP Agung Setyo menyampaikan bahwa deklarasi yang dilakukan sebagai bentuk bersama-sama saling menjaga kondusifitas. Yakni menolak adanya tindakan-tindakan anarkhisme di Kabupaten Jombang.

“Dukungan ini untuk menjaga keamanan yang ada di Kabupaten Jombang,” tegas Kapolres Jombang kepada lensaindonesia.com usai Deklarasi Anti Anarkhisme.

Tak hanya itu, untuk mencegah adanya berita hoak yang tersebar di media sosial. Pihaknya sudah melakukan sejumlah patroli didunia maya (Cyber Patrol) dengan melakukan takedown dan kontroling memberikan berita informasi yang positif.

“Apabila ditemukan berita hoak, kita takedown dan kita berikan kounter supaya Jombang tetap kondusif,” bebernya.

Tak lupa, Kapolres Jombang juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid 19 dalam setiap aktifitas kegiatan.

“Jaga kesehatan dan terapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya.@Obi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun