LENSAINDONESIA.COM: Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jawa Timur bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Rombongan yang dipimpin Ketua AMSI Jatim Arief Rahman bermaksud ‘kulo nuwun’ atau minta izin sebelum menggelar acara Konferensi Wilayah (Konferwil) AMSI Jatim 2020 nanti.

Arief menyampaikan, Konferwil AMSI Jatim akan digelar pada 24-25 Oktober 2020 di Hotel Ciptaningati, Kota Batu. Ini merupakan Konferwil kedua dengan periode kepengurusan 2020-2023.

“Konferwil AMSI Jawa Timur nanti ini yang kedua. Ini menjadi momentum penting bagi organisasi AMSI karena keberlanjutnya AMSI akan ditentukan di Konferwil nanti. Selain memilih pengurus AMSI yang baru juga menentukan program-program utama AMSI, bagaiman memajukan perusahaan media di Jawa Timur, khususnya. Ini perlu kita sampikan ke Gubernur,” kata Arief Rahman ditemui LICOM usai acara pertemuan dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawanso di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (16/10/2020) malam.

Pihaknya menyatakan, siap saling bergotong royong dan bergandengan dengan pemerintah untuk bertahan di tengah hantaman pandemi COVID-19 ini. Media punya fungsi kontrol besar dalam menangkal berita hoaks yang ada di tengah masyarakat dan banyak beredar di media sosial.

“Tentu kita juga paham sadar peran pemerintah sangat kita butuhkan sebagai partner untuk mencapai tujuan yang sama bagaimana Jatim bisa lebih makmur lebih sejahtera. Ini poin yang akan diperjuangkan AMSI, sehingga media punya fungsi selain kontrol pendidikan informasi dan hiburan tapi juga punya fungsi kontrol sosial bagi masyarakat untuk lebih kondusif, tidak termakan hoaks, serta menjaga kondisi sosial politik lebih kondusif. Ini peran media yang sangat penting,” cetus pria yang juga pimpinan lensaindonesia.com ini.

Menanggapi hal itu, Gubernur Khofifah mendukung acara Konferwil AMSI tersebut. Bahkan, orang nomor satu di Jatim ini juga menyatakan siap hadir dalam pembukaan Konferwil AMSI nanti.

“Kita berharap pertemuan strategis Konferwil AMSI tentu bisa mengambil keputusan yang strategis pula. Kalau ada pertemuan disaat pandemi pasti akan melahirkan pemikiran out of the box. Pertama, bagaimana menjaga pegendalian COVID-19 supaya semua tetap terjaga dengan baik. Suasana itu akan sangat efektif kalau terkonfirmasi juga lewat media yang seama ini memberika support yang luar biasa, kemudian bagaimana membuat pergerakan perkonomian kita lebih produktif Ekonomi sehat rakyat sehat, ekonomi selamet rakyat selamet,” pesan Khofifah.

Gubernur menambahkan dalam acara Konferwil AMSI pasti akan dibahas sektor-sektor mana saja yang perlu mendapat perhatian khusus. Bagaimana industri kuat, termasuk industri media.

“Ini penguatan untuk bisa menyampaikan pesan produktif kepada masyarakat, mencerdaskan masyarakat, memberi pengayaan dan seterusnya. Saya rasa akan lahir pemikiran genuine dan out of the box. Bagaimana menyiapkan konten kreatif ini akan jadi penguatan pengayaan bagi peserta yang mengikuti Konferwil kali ini, “ tegasnya.

Sementara, rangkaian acara Konferwil AMSI Jatim bakal banyak melakukan webinar. Mulai dari membuat konten krretaif di media digital, media handling komunikasi korporasi di era digital dan aspek ekonomis platform digital dengan sejumlah narasumber kawakan di bidangnya Country Manager Facebook Indonesia dan Direktur Konten TikTok Indonesia.

Ada lagi seminar nasional tentang Kolaborasi Kreatif antara Pemerintah Daerah dengan Media Siber yang bakal menggadirkan Bupati Banyuwangi, Bupati Trenggalek dan Walikota Kediri. Lainnya, seminar nasional Kemitraan Strategis antara Pemerintah Media dan Industri yang akan dihadiri sejumlah pimpinan industri besar di Indonesia, Dewan Pers Ketua AMSI Pusat.

AMSI Jatim saat ini baru memiliki sebanyak 26 anggota perusahaan media. Rencananya, dalam Konferwil nanti akan ada penambahan anggota baru sebanyak 5-6 perusahaan media yang ikut diresmikan dalam pemikihan pengurus AMSI Jatim mendatang.@sarifa