LENSAINDONESIA.COM: Kementrian Dalam Negeri RI memberikan apresiasi terhadap hasil evaluasi kinerja laporan penyelengaraan pemerintahan daerah 2019 dan atas laporan penyelengaraan pemerintahan daerah (LPPD) tahun 2018 Kabupaten Jombang.

Dari 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur, Kabupaten Jombang mendapat peringkat 5 dengan nilai 3.4617 dan status kinerja terbilang sangat tinggi untuk hasil LPPD Tahun 2018 yang merupakan EKPPD tahun 2019 .

Pada Jumat, (16/10/2020) di Gedung Grahadi Surabaya, Piagam Penghargaan LPPD diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab.

Prestasi ini menjadi kado bagi Pemerintah Kabupaten Jombang, menjelang HUT ke-110 tahun pada 21 Oktober mendatang. Adapun skor yang diraih sebesar 3.4617, sehingga Jombang berhak atas predikat sebagai Kabupaten dengan status kinerja sangat tinggi.

Adapun penilaian dilakukan dengan menggunakan Indikator Kinerja Kunci (IKK) untuk setiap pengukuran, baik dalam hal tataran pengambil kebijakan, pelaksana kebijakan serta pelaksanaan urusan pemerintahan yang nantinya menghasilkan peringkat kinerja daerah secara nasional.

“Alhamdulillah, apresiasi dan penghargaan ini menunjukkan kinerja Pemerintah Kabupaten Jombang bersama jajarannya selama ini telah berhasil memenuhi ekspektasi masyarakat dalam menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab,” tutur Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab.

“Penghargaan ini bukti apresiasi dari hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemkab Jombang. Terimakasih kepada seluruh ASN serta dukungan seluruh elemen masyarakat Jombang yang berhasil mempertahankan kinerja terbaiknya dalam melayani masyarakat dengan semangat prima,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Jombang juga berharap kinerja yang baik ini menjadi peletup dan semangat untuk terus dipertahankan dan bahkan terus ditingkatkan dalam rangka mewujudkan Jombang “Yang Berkarakter dan Berdaya Saing” sesuai dengan visi misi.

Perkuat sinergitas kita untuk melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, bersih, kompeten, profesional, partisipatoris dan berorientasi pada pelayanan prima,” ungkap Bupati.

“Jombang Kota Santri ini bisa menjadi role model penyelenggaraan pemerintahan yang cepat, transparan, akuntable, dan profesional dalam memberikan pelayanan kepada publik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” imbuhnya.

Sementara itu, kabupaten/kota di Jatim juga turut meraih diantaranya untuk tingkat Kab/Kota di Jatim, peringkat I diraih oleh Kabupaten Banyuwangi yang juga meraih predikat I tingkat nasional. Sedangkan peringkat II diraih Sidoarjo, peringkat III diraih Pasuruan, Peringkat IV Kabupaten Trenggalek dan peringkat V Kabupaten Jombang.@Obi