LENSAINDONESIA.COM: Universitas Airlangga (Unair) bekerjasama dengan Oxford University dan RSUD dr Soetomo tengah mengembangkan vaksin anti Covid-19 yang diberi nama Vaksin Merah Putih.

Rektor Unair Prof M Nasih, mengatakan ada lima kombinasi obat yang di rekomendasikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) yang rencananya dilakukan uji klinis akhir tahun 2020.

“Dalam beberapa bulan ke depan, mungkin November sampai Desember mulai uji klinis, uji Vaksin Merah Putih,” terangnya saat dikonfirmasi Lensa Indonesia, Jumat (16/10/2020).

Prof Nasih menyadari keterlambatan riset vaksin yang diperuntukkan bagi kebutuhan nasional tersebut. Pasalnya, riset baru dimulai Mei 2020, sedangkan China mulai melakukan riset Desember sampai Januari.

“Kami kan baru mulai Mei dan Juni, sudah ketinggalan lima bulan untuk riset. Kami fokusnya bukan riset, tapi penanganan. Oleh karena itu selesainya lebih akhir. Sementara pemerintah butuhnya cepet, ya sudah apa yang ada dipakai dulu sambil menyusul vaksin kita,” imbuhnya.

Prof Nasih juga berharap, setelah uji klinis Vaksin Merah Putih selesai, vaksin tersebut dapat berguna bagi Indonesia dalam memutus pandemi Covid-19.

“Kami berharap Vaksin Merah Putih, yang salah satunya merupakan inisiasi dari Unair ini akan bisa dimanfaatkan. Kami tidak ada target. Tapi skenario nasional pada pertengahan 2021 akan sudah selesai,” pungkasnya. @wendy