LENSAINDONESIA.COM: Lembaga KedaiKopi melakukan survei terkait tingkat kepercayaan publik pada vaksin “Merah Putih”, yang diproduksi di Indonesia.

Survei digelar bertujuan untuk mengukur sejauh mana pengetahuan masyarakat dan respon terhadap vaksin buatan Indonesia.

Berdasarkan hasil survei, ada sebanyak 59,7% responden telah mengetahui pengembangan vaksin merah putih.

Selanjutnya, terdapat sekitar 70,7 persen responden optimis vaksin tersebut dapat menyelesaikan pandemi Covid-19 di Indonesia. 29,3 persen responden mengaku tidak optimis.

“Di sini kita bisa lihat kecenderungan publik terhadap vaksin merah putih 70,7 persen optimis, yang tidak optimis 29,3 persen, jadi skala 1-10 rata-rata optimismenya ada di angka 6,3,” papar Manajer Riset Lembaga Survei KedaiKopi, Justito Adiprasetio dalam diskusi ‘Yakin Dengan Vaksin’, Sabtu (17/10).

Selain itu, Dia membeberkan terkait ancaman Covid-19. Didapati 64,7 persen responden menganggap Covid-19 lebih mengancam dibanding mada masa 6 bulan yang lalu. Kemudian, 35,3 persen mengaku Covid-19 tidak mengancam.

“Jadi tetap ada ya Covid-19 masih biasa-biasa saja,” terang Justito.

Diketahui, wilayah survei dilakukan di DKI Jakarta dengan menggunakan metode survei yang digunakan adalah telesurvei. Survei dilakukan pada 8-10 Oktober 2020, dengan jumlah responden 803. Kemudian responden adalah pekerja kantor di Jakarta.@licom