LENSAINDONESIA.COM: Pemerintah Kota Surabaya terus berupaya keras mengatasi pandemi COVID-19 yang tak tahu kapan akhirnya.

Wali kota Surabaya, Tri Rismaharini mengakui, bahwa pandemi COVID-19 telah membuat bebagai perubahan dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Pandemi Corona juga membuat ruang gerak masyarakat dalam berkegaiatan menjadi terbatasi.

Karena itu, pihaknya melakukan berbagai upaya agar sebisa mungkin warga di Surabaya tetap aman pandemi COVID-19.

Risma mencontohkan salah satu kegiatan yang terdampak pandemi adalah penjualan makanan di warung. Jika sebelumnya warung makan menyediakan banyak tempat bagi para pembeli untuk makan di tempat. Namun saat pandemi warung makan di sarankan untuk tidak menyediakan tempat untuk para pembeli makan di sana guna mengurangi penularan. Apalagi saat makan mau tak mau masker harus dibuka. Meskipun tidak melarang untuk melayani makan di tempat, warung makan tetap harus dibatasi .

“Contohnya yang terpengaruh pamdemi adalah penjual makanan di warung harus dibatasi, sehingga hal ini berdampak pada perekonomian warga,” tuturnya.

Oleh karenanya Pemkot terus berupaya agar semua kegiatan dapat kembali berjalan seperti semula.

“Saya dan teman-teman Pemkot Surabaya berusaha bagaimana pandemi ini secepat mungkin berakhir di Surabaya. Alhamdulillah puji syukur kepada Tuhan saat ini sudah mulai baik,” ujar Risma di Rumah Dinasnya, Jumat (16/10/2020) kemarin.

Meskipun kondisi Surabaya terus membaik, namun dirinya tetap menjaga kondisi tersebut agar tidak kembali memburuk. Dirinya meminta warga untuk tetap mengikuti aturan main saat pandemi, yaitu dengan mangikuti protokol kesehatan secara disiplin.

“Meski terus membaik, kita masih harus tetap menjaga Surabaya supaya kondisi ini semakin baik, sehingga kota ini bisa segera normal. Tetap pakai masker, jaga jarak, dan tidak bergerombol,” tegasnya.@budi

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitanganpakaisabun