LENSAINDONESIA.COM: Pelindo 3 lakukan penandatanganan nota kesepahaman integrasi data perpajakan dengan DJP pada 17 Juli 2020 lalu di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Kali ini Pelindo 3 melanjutkan dengan mengaktifkan aplikasi Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) pada portal Anjungan milik Pelindo 3 dan sudah diterapkan pada akhir bulan September 2020 kemarin.

U Saefudin Noer, Direktur Utama Pelindo 3 menyampaikan, Sistem ini bertujuan untuk memvalidasi NPWP dan pengecekan pelaporan kewajiban perpajakan dari para pengguna jasa kepelabuhanan hingga kepada rekanan di lingkungan Pelindo 3.

“Tahap awal, Pelindo 3 menggunakan fitur validasi NPWP untuk menertibkan pengguna jasa maupun rekanan yang akan melakukan transaksi. Hal ini membantu memperbaharui data master data management dan menertibkan pengguna jasa, sedangkan bagi DJP dengan melakukan transaksi yang benar hal ini menampilkan NPWP yang valid maka data tersebut bisa digunakan untuk “tracing” atas transaksi yang diterapkan sehingga bisa membantu mengamankan penerimaan negara,” tandasnya dalam.ketrrangan resmi yabg diterima Lensaindonesia.com, Senin (19/10/2020).

“Jika ternyata ditemukan NPWP yang tidak valid, maka akan dilakukan locking atau blokir sehingga tidak bisa bertransaksi dan diarahkan untuk melakukan perbaikan melalui notifikasi yang disambungkan dengan website DJP,” imbuh Saefudin.

Selain aplikasi KSWP, lanjut Safudin, Pelindo 3 juga membuat aplikasi pemetaan Chart of Account (CoA) yakni sistem pengembangan dari integrasi data e-Faktur Host to Host (H2H) melalui web dengan alamat h2hpajak.pelindo.co.i serta mampu diakses oleh KPP Wajib Pajak Besar.

“Pemetaan CoA ini berfungsi mengurangi cost of compliance seperti, memperoleh layanan atau pengujian lebih cepat saat pemeriksaan pajak ataupun pemenuhan hak, cost time maupun cost material bisa ditekan sehingga lebih efektif dan efisien,” papar Saefudin.

Integrasi data perpajakan berprinsip keterbukaan informasi, data terukur yang bisa dipertanggungjawabkan, dan berbasis ICT (information, communication, and technology) serta mengarahkan semua proses bisnis menuju digitalisasi yang dapat dimonitor setiap waktu.

Dengan proses itu, biaya tak menjadi kendala dan ternyata IT Pelindo III handal, siap dan mampu membuktikan dengan proses mapping CoA yang dikerjakan sendiri secara mandiri dan berkala melibatkan tim KPP Wajib Pajak Besar Empat.@Rel-Licom