LENSAINDONESIA.COM: Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengabarkan data terbaru terkait perkembangan kasus Covid-19 Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri, Selasa (20/10/2020).

Kemlu menyampaikan, jumlah WNI di luar negeri yang telah sembuh dari Covid-19 mengalami peningkatan, yakni sebanyak 25 orang.

“Terdapat WNI sembuh dari COVID19 di Arab Saudi & Rusia. Total 1.189 sembuh,” tulis Kemlu melalui akun Twitter @Kemlu_RI, Selasa (20/10/2020).

Selain itu, Kemlu juga mengabarkan WNI yang tengah menjalani perawatan intensif. Hingga kini jumlah mereka semakin menurun. Total terdapat 309 pasien.

Dalam catatan Kemlu tidak menunjukan jumlah kasus baru positif terinveksi Covid-19. Artinya, jumlah kasus positif Covid-19 masih sama seperti data kemarin.

“Total WNI terkonfirmasi di luar negeri adalah 1.648,” ujar Kemlu.

Kabar duka juga disampaikan, yakni pasien WNI yang meninggal karena Covid-19 tidak mengalami kenaikan. Jumlah WNI di luar negeri yang wafat mencapai 150 orang.

Berikut data sebaran kasus WNI Covid-19 di luar negeri:

Aljazair: 3 orang (stabil), Amerika Serikat: 105 orang (78 sembuh, 8 stabil, 19 meninggal), Arab Saudi: 267 orang (85 sembuh, 83 stabil, 99 meninggal), Australia: 8 orang (3 sembuh, 5 stabil), Azerbaijan: 1 orang (sembuh), Bahrain: 1 orang (sembuh), Bahama: 1 orang (stabil), Bangladesh: 1 orang (stabil), Belanda: 9 orang (5 sembuh, 4 meninggal), Belgia: 5 orang (4 sembuh, 1 stabil), Brunei Darussalam: 6 orang (5 sembuh, 1 stabil), Ceko: 7 orang (2 sembuh, 5 stabil), Chile: 1 orang (stabil).

Selanjutnya, Ekuador: 1 orang (sembuh), Ethiopia: 5 orang (sembuh), Filipina: 32 orang (31 sembuh, 1 stabil), Finlandia: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil), Ghana: 1 orang (meninggal), Hong Kong: 88 orang (85 sembuh, 3 stabil), India: 75 orang (sembuh), Inggris: 22 orang (17 sembuh, 2 stabil, 3 meninggal), Irlandia: 1 orang (sembuh), Italia: 3 orang (sembuh).

Jepang: 3 orang (2 sembuh, 1 stabil), Jerman: 12 orang (7 sembuh, 4 stabil, 1 meninggal), Kanada: 6 orang (3 sembuh, 3 stabil), Kamboja: 5 orang (2 sembuh, 3 stabil), Kazakhstan: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil), Korea Selatan: 41 orang (37 sembuh, 4 stabil).

Kuwait: 135 orang (124 sembuh, 8 stabil, 3 meninggal), Lebanon: 1 orang (stabil), Madagaskar: 1 orang (stabil), Maladewa: 9 orang (7 sembuh, 1 stabil, 1 meninggal), Makedonia Utara: 1 orang (sembuh), Makau (RRT): 3 orang (sembuh), Malaysia: 168 orang (52 sembuh, 114 stabil, 2 meninggal), Meksiko: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil), Mesir: 13 orang (11 sembuh, 2 stabil).

Mozambique: 1 orang (stabil), Nigeria: 2 orang (sembuh), Oman: 4 orang (2 sembuh, 2 stabil), Pakistan: 33 orang (sembuh), Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil), Qatar: 146 orang (143 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal), Rusia: 22 orang (sembuh).

Singapura: 57 orang (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal), Spanyol: 13 orang (sembuh), Serbia: 2 orang (stabil), Sudan: 18 orang (6 sembuh, 12 stabil), Suriname: 2 orang (sembuh), Oman: 4 orang (2 sembuh, 2 stabil), Pakistan: 33 orang (sembuh), Perancis: 4 orang (3 sembuh, 1 stabil), Swedia: 1 orang (stabil), Taiwan: 4 orang (4 sembuh), Thailand: 1 orang (sembuh), Timor Leste: 2 orang (1 sembuh, 1 stabil).

Turki: 12 orang (9 sembuh, 3 meninggal), UEA: 63 orang (56 sembuh, 2 stabil, 5 meninggal), Uzbekistan: 19 orang (13 sembuh, 5 stabil, 1 meninggal), Vatikan: 8 orang (sembuh), Vietnam: 1 orang (stabil), Yordania: 1 orang (stabil), Qatar: 146 orang (143 sembuh, 2 stabil, 1 meninggal), Rusia: 22 orang (sembuh), Singapura: 57 orang (47 sembuh, 8 stabil, 2 meninggal), Spanyol: 13 orang (sembuh), Serbia: 2 orang (stabil), Sudan: 18 orang (6 sembuh, 12 stabil), Suriname: 2 orang (sembuh).@licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitanganpakaisabun