LENSAINDONESIA.COM: Mochammad Ismail (38) warga Jl Sawentar, Surabaya, tersangka pengedar narkoba yang baru 3 bulan menghirup udara bebas, Sabtu (17/10/2020) dini hari, kembali dibekuk Sat Reskoba Polrestabes Surabaya.

Kanit III Sat Reskoba Polrestabes Surabaya, Iptu Eko Julianto menjelaskan pihaknya mendapat laporan adanya residivis narkoba yang tidak kapok menjalankan bisnisnya. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, akhirnya dilakukan penggerebekan.

Saat melakukan penggerebekan, di kamar tersangka hanya ada barang bukti 1 poket sabu, plastik klip dan timbangan elektrik. “Sebelumnya tersangka tidak kooperatif dan mengaku hanya memiliki 1 poket sabu yang ditemukan di kamarnya,” terang Iptu Eko.

Petugas yang melakukan penyisiran di sekitar rumah tersangka, mendapat petunjuk 1 plastik klip kosong di belakang rumah yang berbatasan langsung dengan makam.

“Dari petunjuk itu, kami melakukan penyisiran di sekitar makam hingga pagi hari dan menemukan barang bukti sabu seberat 311,98 gram yang dipendam di area kuburan,” tambah Iptu Eko.

“Jadi tersangka ini, saat melakukan transaksi dan menimbang barang, ya dilakukan di makam,” pungkasnya.

Barang bukti sabu dan Hp yang diamankan polisi (rofik)

Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti sabu dengan berat keseluruhan 312,98 gram, 1 bendel plastik klip kosong, 1 timbangan elektrik dan 2 ponsel yang dijadikan alat komunikasi saat melakukan transaksi.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat(2) Undang undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan diancam pidana selama 20 tahun penjara. @rofik