Curiga direkam saat ganti baju, model cantik lapor Polrestabes Surabaya

LENSAINDONESIA.COM: JJ (25) model cantik, Jumat (23/10/2020, mendatangi Sat Reskrim Polrestabes untuk mengadukan kecurigaannya menjadi korban dugaan pornografi, saat menjalani sesi pemotretan.

Didampingi Aulia Rahman, kuasa hukumnya, JJ mengaku mendapatkan dugaan perlakuan tidak senonoh dari Andrew Daniel Tanuwijaya, saat melakukan sesi pemotretan di Jl Manyar Kartika I, Kamis (22/10/2020). Model ini menduga direkam menggunakan kacamata dan bolpoin berkamera.

Aulia Rahman mengatakan, bahwa kliennya pada Selasa (13/10/2020) dihubungi Andrew Daniel Tanuwijaya untuk pemotretan sebagai model sepatu, Kamis (22/10/2020). Namun saat dilakukan pemotretan terdapat bolpoin dan kacamata yang selalu berpindah.

“Saat klien kami akan ganti baju di kamar ganti, kacamata dan bolpoint itu ada di sana. Demikian juga saat di kamar mandi,” terangnya.

Aulia Rahman mengungkapkan, sebelumnya kliennya tidak menyadari dan mengira kacamata dan bolpoin biasa. Namun karena sering berpindah saat klien akan ganti baju, akhirnya muncul kecurigaan.

“Di studio itu hanya mereka berdua, namun kacamata dan bolpoin itu selalu berpindah saat klien kami akan ganti baju. JJ memegang bolpoin dan ternyata ada lampu merah dan biru. Selain itu bolpoin terasa panas,” tambahnya.

“Setelah klien kami mencari tahu fungsi kedua alat tersebut di google, ternyata itu kamera. Ya, semacam kamera pengintai,” paparnya.

Usai membuat pengaduan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik untuk langkah hukum selanjutnya. “Sekarang kami serahkan sepenuhnya ke penyidik, untuk mengumpulkan brang bukti,” pungkasnya.

Sementara Kanit Jatanras Iptu Agung Kurnia Putra saat dikonfirmasi, membenarkan telah mendapat pengaduan dari JJ dan kuasa hukumnya atas dugaan pornografi.

“Mereka tadi baru membuat aduan, belum pada laporan. Namun kami tetap akan tindaklanjuti dan mengumpulkan barang bukti,” ungkapnya.

Disinggung adanya kemungkinan terduga pelaku menghapus file rekaman, Agung menegaskan pihaknya tetap melakukan penyelidikan dan mengumpulkan barang bukti sesuai prosedur.

“Tentunya nanti kami akan melakukan pemeriksaan dengan laboratorium forensik, nanti akan tetap ketahuan kapan terakhir digunakan dan filenya pasti muncul,” pungkasnya. @rofik

Andiono Hernawan

Recent Posts

Reskrim Polsek Sawahan tembak 3 DPO curanmor 10 TKP

LENSAINDONESIA.COM: Usman (32), Choirul Anang (22) dan Dimas Zakaria (22), ketiganya warga Jl Simo Gunung Kramat Timur, Surabaya, dilumpuhkan kakinya…

2 hours ago

Persentase kasus COVID-19 aktif 6,90%, Indonesia lebih baik dibanding global yang masih 17,36%

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa Penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro (PPKM Mikro) memberikan…

2 hours ago

Tinjau dampak gempa di Blitar, Gubernur Khofifah target identifikasi dan validasi rumah rusak selesai sepekan

LENSAINDONESIA.COM: Setelah meninjau beberapa lokasi terdampak gempa 6,1 SR di Kabupaten Malang dan Kabupaten Lumajang, kali ini Gubernur Jawa Timur…

3 hours ago

Tinjau vaksinasi COVID-19 di Kota Jayapura, Menkes: Prioritaskan lansia

LENSAINDONESIA.COM: Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi Petugas Kesehatan, Petugas Pelayanan Publik dan Lansia di Kelurahan…

3 hours ago

Di tahun 2020, bankjatim catat laba bersih Rp 1,49 triliun

LENSAINDONESIA.COM: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau bankjatim menunjukkan kinerja positif kendati dunia perbankan terasa berat pertumbuhannya di…

3 hours ago

Demokrat kurang diminati milenial Jatim, Emil suka tampil sebagai wagub

LENSAINDONESIA.COM: Partai Demokrat di Jawa Timur dinilai mulai redup. Hal ini terlihat dari suara milenial yang tak tinggi. Berdasarkan hasil…

3 hours ago