LENSAINDONESIA.COM: Setelah lama tutup akibat pandemi COVID-19, pengelola bioskop di Kota Malang minta diizinkan beroperasi.

Pengelola Movimax Sarinah, Wanda Juliant mengaku sudah berkirim surat ke Wali Kota Malang Sutiaji dan Satgas COVID-19.

“Isinya minta izin beroperasi karena agar gedung pemutaran film sudah lama tutup akibat pandemi COVID-19,” jelas Wanda, Sabtu (24/10/2020).

Movimax Sarinah berjanji selama beroperasi siap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat untuk mencegah penularan virus asal Wuhan itu, seperti melakukan pengecekan suhu tubuh, cuci tangan, penyemprotan disinfektan pada kursi bioskop, catatan daftar tamu, wajib pakai masker hingga menetapkan jarak antar kursi penonton.

“Kami juga akan menyediakan hand sanitizer, melarang penonton membawa makanan, membatasi kapasitas penonton, maksimal sekitar 50 persen dari total kapasitas,” kata Wanda.

Untuk para petugas bioskopnya, Movimax Sarinah juga melengkapinya dengan alat pelindung diri mulai dari masker, face shield hingga memakai sarung tangan.

“Bahkan kami juga sudah menyiapkan penyaring udara sesuai saran Dinkes. Kami sudah punya beberapa unit. Itu sudah terpasang dan tinggal dinyalakan untuk dioperasikan,” sebut Wanda.

Karena itu, dia mengklaim sudah telah mematuhi Perwali Kota Malang Nomor 30 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum Prokes. Sebab semuanya sudah siap.

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang merespon positif permohonan pengelola Movimax Sarinah.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan sudah melakukan pengecekan ke lokasi bioskop.
Hal itu dilakukan  karena merespon surat permohonan izin Movimax Sarinah beroperasi lagi.

“Hasil pengecekan sudah memenuhi standar Prokes. Itu mulai dari menjaga jarak, mencuci tangan hingga menggunakan masker,” paparnya dia.

Menurut Husnul, Movimax Sarinah sudah memenuhi aspek prokes. “Kalau dilihat dari aspek prokes memenuhi standart. Baik itu dilihat dari pola keluar-masuk pengunjung hingga penyediaan APK,” kayanya..

Meski begitu dia mengingatkan soal penyaring udara atau air purifier di dalam gedung bioskop. Menurut Husnul, penyaring udara harus ada sirkulasi udara agar mampu menyaring hembusan nafas dan menghisap udara yang ada di dalam gedung.

Karena itu kata dia, Dinkes Kota Malang akan membuat surat rekomendasi kepada Satgas COVID-19 Kota Malang, Isinya hasil pengecekan Prokes di bioskop Movimax Sarinah. “Rekomendasi itu kepada Wali Kota dan Satgas,” pungkasnya.@aji

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitanganpakaisabun