LENSAINDONESIA.COM: Taruna Merah Putih (TMP) Surabaya mengadakan diskusi Malam Mingguan membahas peluang bisnis anak-anak muda di Kota Pahlawan.

Diskusi berjudul “Bisnis Anak Muda di Surabaya, Bisa?” yang digelar di Ewoel Cafe ini menghadirkan pembicara para tokoh millenial, antara lain Akademisi Universitas Ciputra Surabaya Aria Ganna, Musisi Videmarsha Anasuciara, Pengusaha Muda Faisal Rachman, Pengusaha Kuliner Sereza Buana serta Calon Wakil Wali Kota Surabaya nomor urut 1 Armuji.

Meskipun judul acara tersebut berfokus kepada geliat wirausaha, namun diskusi secara umum menyentuh persoalan-persoalan lain yang berkaitan dengan anak-anak muda, antara lain di bidang pendidikan, olahraga, dan kesenian. Namun semua pertanyaan dan gagasan yang diajukan dapat dijawab dan didiskusikan secara lancar dan cerdas oleh Armuji.

“Anak-anak muda ini tidak perlu diberi arahan. Sekarang jamannya anak-anak muda diberi keleluasaan untuk mengerjakan ide dan pemikirannya. Cukup diberi ruang dan fasilitas untuk berkembang, mereka pasti bisa. Di situ nanti kita membantu,” kata Armuji disela diskusi, Sabtu malam (24/10/2020).

Armuji juga mengapresiasi anak-anak muda mau untuk ikut serta memikirkan Kota Surabaya ke depan.

“Mengingat pesan Bung Karno, beri aku sepuluh pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Begitu pula Surabaya bisa makin keren kalau anak-anak mudanya ikut terlibat bersama-sama dengan pemerintahannya,” ujarnya.

Sementara itu Ketua TMP Surabaya Aryo Seno Bagaskoro menyampaikan, bahwa pihaknya mencatat dan mengumpulkan aspirasi anak-anak muda Kota Surabaya untuk kemudian didiskusikan secara bersama-sama.

“Malam mingguan adalah momen yang spesial untuk anak-anak muda. Tapi malam mingguan kali ini khusus kami ajak kawan-kawan untuk bisa ngobrol dan tukar pikiran langsung dengan Pak Armuji. Harapannya, Pak Armuji sebagai Calon Wakil Walikota Surabaya dapat mendengar secara langsung mimpi dan harapan anak-anak muda untuk nantinya dapat menjadi bekal memimpin Kota Surabaya ke depan,” ujar Seno.

Seno menambahkan, pihaknya ingin membangun gotong royong berkelanjutan dengan seluruh lapisan anak muda untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di Kota Surabaya.

“Kolaborasi dan gotong royong harus terus jadi way of life anak-anak muda Kota Surabaya. Lintas segmen, lintas latar belakang, lintas gagasan, saling bersinergi untuk meneruskan kebaikan bersama-sama. Surabaya harus makin keren,” pungkasnya.@LI-13