LENSAINDONESIA.COM: Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes)  yang terdiri dari tiga pilar, TNI, Polri dan Satpol PP Kota Surabaya, Sabtu (24/10/2020) malam, menggerebek tempat hiburan Kafe Rasa Sayang di Jl Tegalsari.

Mengetahui kedatangan petugas, pihak Kafe Rasa Sayang langsung mengunci pagar dan pintu masuk. Bahkan lampu penerangan juga dimatikan.

Tak ingin tugasnya dihalangi, Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan pun akhirnya melakukan upaya buka paksa.

Seorang petugas mengatakan, razia ini dilakukan secara random (acak). Seluruh petugas aik dari Kepolisian, TNI maupun Satpol PP tidak diberitahu tempat mana saja yang dijadikan target razia. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bocornya operasi.

“Tadi tidak ada yang tahu target sasarannya, Perintah bapaknya (Kapolres) ikuti perwira yang memimpin,” ungkap seorang petugas yang meminta tidak disebutkan identitasnya.

Sementara Kompol Sugeng, Perwira yang memimpin operasi, enggan memberikan keterangan terkait upaya buka paksa tempat hiburan Rasa Sayang tersebut. Ia meminta wartawan konfirmasi langsung ke Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir.

“Langsung ke Bapak Kapolres saja, atau Kabag Ops, saya hanya menjalankan perintah saja,” Ungkapnya.

Dari tempat tersebut, petugas mengamankan 136 orang yang terdiri dari pengunjung dan pegawai dan dibawa ke Polrestabes Surabaya, untuk menjalani swab test COVID-19.@rofik