LENSAINDONESIA.COM: 15.000 buruh berencana kembali menggelar aksi demonstrasi penolakan terhadap Undang-undang Omnibus Law yang telah di sahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu. Rencananya, demo akan digulirkan di Kantor Gubernur Jawa Timur Jl Pahlawan 110 pada Selasa (27/10/2020) besok.

Juru Bicara Aliansi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh, Jazuli mengatakan, dalam demonstrasi tersebut di ikuti oleh 16 serikat pekerja yang tergabung dalam Gerakan Tolak Omnibus Law (GETOL) Jawa Timur.

“Ada 16 Konfederasi dan Federasi Serikat Pekerja atau Serikat Buruh. Aksi demonstrasi kali ini dipusatkan di Kantor Gubernur Jawa Timur, diperkirakan massa demonstran mencapai 15.000,” terangnya saat di konfirmasi, Senin (26/10/2020).

Mereka juga telah menentukan tiga titik kumpul buruh, untuk kemudian bergerak secara bergelombang menuju Kantor Gubernur Jatim.

“Titik kumpul utama di Bundaran Waru, Kebun Binantang Surabaya dan Kawasan Industri Margomulyo sekitar pukul 12.00 WIB. Kemudian secara bersama-sama menuju kantor Gubernur Jawa Timur, diperkirakan massa aksi sampai sana (Kantor Gubernur) sekitar pukul 14.00 WIB,” imbuhnya.

Kata Jazuli, demonstrasi kembali digulirkan lantaran audiensi dengan Menkopolhukam RI pada tanggal 14 Oktober 2020 lalu, perwakilan buruh yang pergi ke Jakarta tidak menemukan titik terang.

“Dalam pertemuan tersebut tidak ada hasil apapun, dimana Pak Mahfud MD sebagai Menkopolhukam RI tidak dapat menjelaskan substansi dari isi UU tentang Cipta Kerja khususnya mengenai upah minimum, pengurangan pesangon, PKWT, penggunakan tenaga kerja outsourcing, dan lain-lain,” tegasnya.

Ia juga berkomitmen, dalam demonstrasi besok, para buruh akan menerapkan protokol kesehatan dan menjaga kondusifitas jalannya aksi menyampaikan aspirasi di muka umum tersebut.

“Kami berkomitmen, aksi demonstrasi besok akan dilakukan secara tertib dan damai serta menerapkan protokol kesehatan, minimal menggunakan masker dan membawa hand sanitizer,” pungkasnya. @wendy

 

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun