LENSAINDONESIA.COM: Mujtahidur Ridho (Gus Edo) nahkodai atau memimpin Gerakan Pemuda Ka’bah Kabupaten Jombang, dalam Musyawarah Cabang (Muscab) 1 GPK yang digelar di Ballroom Yusro Hotel, Jombang.

Dalam kegiatan tersebut juga menerapkan protokol kesehatan dengan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), Sabtu (24/10/2020).

Gelaran Muscab GPK Jombang ke 1 tersebut dihadiri langsung Ketua Umum GPK, Andi Surya Wijaya Ghalib, dan Ketua PW GPK Jawa Timur, Muhammad Chozin, dan PAC juga ranting GPK se Jombang. Dibuka langsung oleh Ketua Umum GPK, Ketua PW GPK Jawa Timur dan Ketua DPC PPP Jombang, Hj Mundjidah Wahab yang juga Bupati Jombang dengan memukul bedug.

Dalam pidatonya, Bupati Mundjidah Wahab menyampaikan, rasa terima kasih sudah sukses menyelenggarakan Muscab GPK ke I, dan baru kali ini melihat langsung semangat kader-kader pemuda ka’bah, dan teruslah berjuang, juga membangun sinergi dengan pemerintah dalam merealisasikan program-program.

“Pemuda-pemuda Ka’bah Jombang ini tentunya berbeda dengan daerah lain. Dimana, Jombang itu menjadi barometer, Pemuda Kabah Jombang harus penuh semangat. Jombang merupakan tempatnya para pejuang bangsa. Tempat lahirnya NU, tempatnya resolusi jihad. Maka, dengan semangat para kiai, kita harus bisa melanjutkan perjuangan beliau-beliau,” tutur Ketua PPP Jombang sembari mengucap kalimat,” Allahu Akbar.

Sementara, Ketua GPK Jombang Mujtahidur Ridho (Gus Edo) menyatakan kesiapannya untuk memenangkan PPP di Jombang pada pemilu mendatang. Tentu, dimulai dari pembenahan organisasi yang terus dilakukan. Juga membangun struktur kepengurusan mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa.

“GPK itu organisasi sayap pemuda dari PPP. Oleh karena itu, kami akan melakukan kegiatan yang arahnya mendukung pemenangan pemilu mendatang. Disektor pemudalah yang menjadi titik fokus,” ujar Gus Edo.

Ditambahkan, Gus Edo bahwa GPK dalam hal ini akan membangun kolaborasi dengan memberikan ruang gerak kalangan pemuda milenial untuk berkreatifitas, maka disitulah GPK menjadi teman generasi muda mengembangkan seluruh potensinya. Baik kretifitas, inovasi, dan hobi (kegemaran).

Terkait gelaran pada sela-sela pembukaan Muscab yang menampilkan budaya, Gus Edo mengungkapkan bahwa hal ini membuktikan GPK sangat dekat dengan kebudayaan, melihat khasanah yang ada di Jombang yang merupakan multidimensi. Sehingga diharapkan dapat menghidupkan kembali khasanah-khasanah budaya dan menjadi pioner GPK.

Terlepas dari itu semua, Muscab I GPK Jombang terselenggara dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta yang hadir dibatasi menyesuaikan kapasitas sesuai dengan surat edaran Bupati Jombang.

Peserta dan tamu yang hadir pun diwajibkan memakai masker. Tak luput juga dilakukan pengecekan suhu badan, terlebih petugas panitia juga mengarahkan peserta Muscab wajib mencuci tangan sebelum memasuki ruangan.

“Alhamdulillah, Muscab sukses dilaksanakan dan dengan Prokes yan ketat. Wajib seluruh peserta dan tamu undangan menaati Prokes atau Pesan Ibu 3M, karena hal-hal itulah yang bisa memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.@Obi

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitangandengansabun