LENSAINDONESIA.COM: Demi memutus penyebaran pandemi Covid-19, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto melarang semua Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemkab Gresik melakukan perjalanan ke wilayah  yang terindikasi zona merah.

Penegasan ini disampaikan Sambari saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Pemkab, Senin (26/10/2020).  Menurutnya,  Gresik saat ini sudah menunjukkan tren positif dalam  penanganan Covid -19. Jumlah warga positif Covid tiap hari  terus menurun.

Itu sebabnya, dalam libur panjang berlangsung mulai besok, Sambari minta semua ASN Pemkab Gresik agar tetap melaksanakan Disiplin Protokol Kesehatan (DPK) dimanapun itu berada.

“Kalau sekedar jalan-jalan boleh, asal jangan keluar dari mobil. Mari kita jaga diri kita, keluarga kita dan masyarakat agar terhindar dari Covid-19. Bawalah bekal makanan dari rumah supaya lebih sehat,” imbau Sambari.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gresik kali ini tetap berlangsung meriah meskipun digelar di tengah pandemi Covid-19. Acara digelar bersamaan Hari Santri, Hari Sumpah Pemuda, Hari Tani dan Hari Pahlawan.

Bupati Sambari sengaja perintahkan semua OPD membawa buah-buahan dan sayur sebagai refleksi pertanian di Gresik.

Dijelaskannya, meski wilayah Gresik kian tahun terus menyempit karena industri, namun hasil pertanian masih mengembirakan. Ada  sekitar 35 ribu hektar luas areal pertanian di Gresik. Luas tanam padi 64 ribu hektar pertahun dengan produksi beras 264 ribu ton.

“Setiap tahun Gresik masih surplus beras. Upaya intensifikasi juga terus ditingkatkan untuk mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya. @eri