LENSAINDONESIA.COM: Penumpang kereta api saat libur panjang, cuti bersama dan momen Maulid Nabi Muhammad SAW naik hingga 100 persen di wilayah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember.

Kendati terjadi lonjakan, namun pihak PT KAI Daop 9 tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat nagi penumpangnya.

“Volume penumpang di masa libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi kali ini di stasiun Banyuwangi Kota, Alhamdulillah naik 100 persen,” terang Kepala Stasiun Banyuwangi Kota, papar Dedy Syaiful Yasin, Rabu (28/10/2020).

Ia menambahkan, kondisi ini membuat KAI Daop 9 Jember mengoperasikan kembali satu rangkaian kereta api jarak jauh Wijaya Kusuma. Kereta dengan tujuan perjalanan Banyuwangi – Cilacap ini beroperasi kembali usai berhenti sejak awal pandemi Covid 19.

“Berlaku mulai hari ini hingga 4 hari ke depan 2 November 2020 mendatang setiap hari mulai dari keberangkatan Stasiun Ketapang menuju Stasiun Cilacap,” imbuhnya.

Kendati dioperasikan kembali, lanjut Dedy, namun pihak KAI tetap mempertimbangkan aspek keamanan dan kesehatan. Pemberlakuan protokol kesehatan Covid 19 tetap diterakan dengan ketat.

“Harus mematuhi 3 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Syarat lainnya yakni membawa surat keterangan sehat atau rapid test, bisa PCR atau Swab atau surat bebas dari influenza dari dokter rumah sakit atau puskesmas,” tandasnya.

Selain itu, PT KAI Daop 9 juga membagikan face shield gratis untuk setiap penumpang kereta tujuan jarak jauh. Alat pelindung diri (APD) wajib digunakan saat berada dalam kereta.

“Sesuai Permenhub, setiap kereta tetap ada pembatasan jumlah penumpang yakni 70 persen dari jumlah seat yang ada,” tutup Dedy.@Rel-Licom

#satgascovid19
#ingatpesanibu
#ingatpesanibupakaimasker
#ingatpesanibujagajarak
#ingatpesanibucucitangan
#pakaimasker
#jagarak
#jagajarakhindarikerumunan
#cucitangan
#cucitanganpakaisabun