LENSAINDONESIA.COM: Program Kampung Tangguh dalam memutus rantai Pandemi Covid-19 yang digagas Kapolda Jatim Irjen Mohammad Fadil Imran, akan diterapkan di seluruh Indonesia.

Rencana pembentukan Kampung Tangguh secara nasional ini diungkapkan Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, AKP M Akhyar kepada Lensa Indonesia saat acara talk show dalam Indonesia on cast.

“Di Surabaya ada 268 Kampung Tangguh, atas gagasan Kapolda Jatim. Melalui program ini, Beliau berharap dengan cepat memutus rantai Pandemi Covid-19,” terang AKP M Akhyar.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Tegalsari dan Dukuh Pakis ini menambahkan, sejak diluncurkannya Kampung Tangguh dan kesadaran masyarakat membantu pemerintah, angka penurunan Covid-19 di Surabaya menurun drastis.

“Sejak dilucurkannya program Kampung Tangguh, terbukti angka penyebaran Covid-19 dapat ditekan dengan cepat. Ke depan, program ini akan diluncurkan secara nasional,” tambahnya.

Selain itu, Polrestabes Surabaya terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi imbauan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Selama ini kami melalui Binmas di Polsek jajaran, terus memberikan imbauan agar tetap menjalankan hidup sehat dengan mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Kami bersama TNI dan Satpol PP juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat dengan mendatangi tempat yang banyak dikunjungi orang,” pungkasnya. @rofik